Kemarin, Presiden cek enam kabupaten hingga peringatan HUT Bhayangkara

id Berita hukum kemarin,presiden jokowi, hari bhayangkara,via vallen, mobil via Vallen dibakar,mahfud md

Presiden Joko Widodo (kedua kanan) didampingi Kapolri Jenderal Pol Idham Aziz (kanan) menyapa peserta upacara secara virtual dalam Peringatan ke-74 Hari Bhayangkara Tahun 2020 di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/POOL/aww.

Jakarta (ANTARA) - Lima berita hukum pada Rabu (1/7) yang masih menarik untuk dibaca dan menjadi perhatian publik, mulai dari Presiden Joko Widodo mengecek keamanan enam kabupaten hingga pesan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis dalam peringatan Ke-74 hari Bhayangkara serta tersangka pembakar mobil Via Vallen.

1. Presiden Jokowi cek keamanan enam kabupaten pada Hari Bhayangkara

Jakarta (ANTARA) - Presiden Joko Widodo mengecek kondisi keamanan enam kabupaten melalui sambungan "video conference" pada peringatan Ke-74 Hari Bhayangkara.

Selengkapnya di sini

2. Hari Bhayangkara, Mahfud minta Polri tetap terbuka terhadap kritik

Jakarta (ANTARA) - Menyambut HUT Ke-74 Bhayangkara, Menkopolhukam Mahfud MD meminta Polri agar tetap terbuka terhadap kritik.

Selengkapnya di sini

3. Hari Bhayangkara Kapolri minta jajaran perkuat sinergi dengan TNI

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Idham Azis berpesan kepada jajarannya agar semakin menguatkan kerja sama dengan TNI dan para pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks.

Selengkapnya di sini

4. ICW kritisi Firli Bahuri rayakan Hari Bhayangkara di Gedung KPK

Jakarta (ANTARA) - Indonesia Corruption Watch (ICW) mengkritisi tindakan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri yang merayakan HUT Ke-74 Bhayangkara di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (1/7).

Selengkapnya di sini

5. Tersangka pembakar mobil Via Vallen terancam hukuman 12 tahun

Sidoarjo (ANTARA) - Tersangka berinisial P warga Medan, Sumatera Utara, yang diduga sebagai pembakar mobil mewah milik penyanyi dangdut Maulidia Octavia yang populer dengan nama Via Vallen terancam hukuman 12 tahun penjara.

Selengkapnya di sini

Pewarta : Fathur Rochman
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar