Menteri Edhy ingin sinergi penyuluh perikanan dan BUMN diperkuat

id penyuluh perikanan,bumn,kkp,menteri edhy

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo saat memberikan sambutan pada webinar Ikatan Penyuluh Perikanan Indonesia (IPKANI) bertajuk 'Sinergi Penyuluhan Perikanan dan BUMN dalam Memajukan Sektor Perikanan dan Kelautan', Kamis, (2/7/2020). ANTARA/kkp.go.id/pri.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menginginkan sinergi antara kalangan penyuluh perikanan di berbagai daerah dan BUMN sektor kelautan dan perikanan dapat diperkuat untuk meningkatkan kinerja perekonomian sektor tersebut.

"Sinergi BUMN dengan penyuluhan perikanan perlu terus diperkuat untuk kemajuan pembangunan sektor kelautan dan perikanan," kata Menteri Edhy dalam rilis di Jakarta, Kamis.Baca juga: Menteri KP katakan SDM kelautan harus siap hadapi "Society 5.0"

Menteri Edhy mengingatkan bahwa BUMN adalah mitra strategis bagi penyuluh, khususnya untuk memperkuat akses permodalan usaha bagi pelaku usaha kelautan dan perikanan.

Selain itu, ujar dia, BUMN juga dapat membantu dalam menunjang aspek pemasaran dalam peningkatan usaha mereka.

Guna memacu semangat para penyuluh, Menteri Kelautan dan Perikanan juga menawarkan agar mereka ambil bagian seperti membuat koperasi terkait dengan adanya bantuan permodalan melalui program bantuan kredit dari badan layanan umum.

Edhy juga mengutarakan harapannya agar penyuluh perikanan bisa mencerahkan dan memperkaya masyarakat dengan informasi Iptek, memberdayakan dan menjadi pemecah masalah bagi pelaku usaha, serta selalu mampu berinovasi.

KKP ingin membangkitkan kembali peran penyuluh swadaya perikanan dalam rangka memperkuat kinerja sektor kelautan dan perikanan di Tanah Air.

"Mari kita aktifkan kembali teman-teman penyuluh swadaya yang pada tahun 2012-2013 tercatat berjumlah 11.000 orang. Kita jadikan penyuluh swadaya sebagai kekuatan nasional serta motor penggerak perekonomian para pelaku pelaku utama serta perikanan di Indonesia," kata Kepala Badan Riset dan SDM KKP Sjarief Widjaja.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data per Juni 2020, KKP memiliki 4.650 orang penyuluh perikanan PNS dan PPB (penyuluh perikanan bantu), sehingga dengan adanya penyuluh swadaya diharapkan dapat membantu memperbanyak jumlah penyuluh.

Dengan adanya pendampingan dari penyuluh PNS, penyuluh bantu, serta penyuluh swadaya yang tersebar di seluruh Nusantara, Sjarief berharap transformasi masyarakat kelautan dan perikanan dapat terwujud.

Baca juga: KKP ingin bangkitkan kembali peran penyuluh swadaya perikanan
Baca juga: KKP percepat penyaluran KUR dengan optimalkan peran penyuluh

Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar