Komnas Anak desak PPDB zonasi diulang hingga Vicky Prasetio ditahan

id ppdb jakarta, vicky prasetyo, kebakaran,Komnas anak

Vicky Prasetyo. (ANTARAnews)

Jakarta (ANTARA) - Komnas Perlindungan Anak (Komnas Anak) meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengulang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sebab mengutamakan usia peserta didik ketimbang jarak.

Pada Selasa (7/7), pembaca kanal Metro ANTARA juga menyoroti penahanan selebriti Vicky Prasetyo oleh Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan di Rutan Salemba, Jakarta Pusat.

Berita menarik lainnya kemarin masih dapat Anda simak dalam rangkuman berita berikut.

Komnas Anak desak ulangi PPDB Jakarta

Komisi Perlindungan Anak (Komas Anak) mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk membatalkan atau mengulang pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2020 untuk jalur zonasi sesuai dengan peraturan yang ada.
Massa aksi membentangkan poster berisi protes dalam demo tolak PPDB 2020 DKI Jakarta di Taman Ekspresi Monas, Jakarta Pusat, Jumat (3/7/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Vicky Prasetyo ditahan Kejari Jaksel

Petugas Kejaksaan Negeri Selatan menahan artis Vicky Prasetyo selama 20 hari usai dilimpahkan tahap dua dari penyidik Polres Metro Jakarta Selatan.

Bakar sampah diduga sebabkan kebakaran Lenteng Agung

Membakar sampah diduga menjadi penyebab kebakaran sebuah bengkel mobil di jalan Raya Lenteng Agung, Kelurahan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa dini hari.

13 Unit Pemadam tangani kebakaran Pondok Rumput

Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Jakarta Selatan (Jaksel) mengerahkan sebanyak 13 unit mobil pemadam untuk memadamkan kebakaran di kawasan Pondok Rumput, Tebet, Selasa.

Kebakaran di Jalan Minangkabau, 40 KK kehilangan rumah

Sedikitnya 40 kepala keluarga di RT 007/RW 08 kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang melanda pertokoan dan rumah tinggal di Jalan Payakumbuh, Kelurahan Pasar Manggis, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa.

Pewarta : Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar