Ada kursi tersisa usai PPDB 2020 di Jakarta

id arista

Tangkapan layar, konferensi pers Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta Nahdiana dari kanal Youtube Pemprov DKI Jakarta, Senin (29/6/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Jakarta (ANTARA) - Dinas Pendidikan DKI Jakarta menyebutkan masih ada kursi sekolah yang tersisa bagi siswa usai proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2020 beberapa waktu lalu.

"Pada penutupan PPDB dan tahun ajaran sekolah sudah dimulai,  ada kursi yang tidak terisi," ujar Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana dalam rapat di Komisi E di Gedung Baru DPRD DKI Jakarta, Selasa.

Nahdiana dalam paparannya menyampaikan untuk tingkat Sekolah Dasar dari daya tampung 99.392 terisi 92.726, tercatat 6.666 kursi kosong atau 6,71 persen.

Tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dari daya tampung 79.075, terisi 78.453 dan terdapat kursi kosong sebanyak 622 kursi atau sebesar 0,79 persen.
 
Aristawidya Maheswari (15) memperlihatkan foto saat dia mengajar di salah satu Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di Jakarta Timur. Foto itu diperlihatkan saat berbincang dengan wartawan di kediaman Rumah Susun Jatinegara Kaum, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Rabu (8/7/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Baca juga: Komnas Anak minta penjelasan Disdik DKI terkait PPDB 2020

Kemudian tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), dari daya tampung 31.964 terisi 31.739, tercatat ada kursi kosong 225 atau 0,07 persen.

Adapun, untuk jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dari daya tampung 19.233 terisi 18.988, ada 245 kursi kosong atau 1,27 persen.

Nahdiana mengatakan bahwa kursi kosong tersebut tidak terdapat di semua sekolah, namun di beberapa sekolah di kawasan-kawasan yang dekat perkantoran dan di Kepulauan Seribu.

"Terutama untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) karena sudah tidak banyak yang berusia itu, masuk SD di kawasan itu," katanya.

Baca juga: Peserta PPDB peraih ratusan penghargaan berharap 'bangku sisa'

Nahdiana mengatakan kursi kosong tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk siswa yang ingin mutasi sekolah pada pergantian semester tahun ajaran. Karena itu dia menyatakan tidak mempublikasikan hal itu saat ini.

"Kami nanti publikasi pada semester berikutnya," ujarnya.

Kekosongan kursi itu sendiri dipertanyakan oleh Ketua Komisi E Iman Satria lantaran banyaknya siswa yang terkendala masuk sekolah karena proses PPDB itu.

"Ini kenapa ada kursi kosong, sedangkan kemarin kita lihat banyak siswa yang berebut untuk bisa mendaftar," ujar Iman menambahkan.

Baca juga: Pelajar peraih ratusan penghargaan akhirnya putus sekolah

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar