Kemarin, laman 'lindungihakpilihmu' diretas hingga NPHD 100 persen

id Politik kemarin,berita kemarin,KPU,laman lindungihakpilihmu,laman KPU,peretas,NPHD,100 Persen,Mendagri

Ketua KPU Arief Budiman saat peluncuran gerakan klik serentak di Jakarta, Rabu (15/7/2020). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/aww.

Jakarta (ANTARA) - Ragam berita politik di Tanah Air pada Minggu (19/6) menarik dibaca kembali untuk mengawali informasi Anda pada pekan ini, di antaranya:

KPU minta peretas laman "lindungihakpilihmu" ditangkap

Komisi Pemilihan Umum meminta kepolisian agar menangkap pihak-pihak yang sempat menyerang atau mencoba meretas laman milik KPU yakni www.lindungihakpilihmu.kpu.go.id.

Anggota KPU RI Viryan Aziz di Jakarta, Minggu, mengatakan saat ini KPU sedang menyiapkan berkas laporan yang akan diserahkan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri.

"Kami tetap minta sedapat mungkin bisa dicari, sebagai bentuk tidak toleransi kami terhadap upaya pihak-pihak entah itu nanti biasanya kalau tertangkap beralasan iseng-iseng," kata dia.

Baca selengkapnya

Anggota DPR ingatkan potensi kecurangan jelang Pilkada 2020

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Deddy Yevri Sitorus mengingatkan semua pihak adanya potensi kecurangan yang dapat dilakukan oleh petahana jelang Pilkada 2020,

Di antaranya manipulasi anggaran terkait penanganan pandemi COVID-19, pekerjaan infrastruktur serta mobilisasi aparatur birokrasi untuk memenangkan petahana di berbagai daerah, kata Deddy dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu.

Baca selengkapnya

Wapres: Pesantren berpotensi jadi klaster baru COVID-19

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pondok pesantren bisa menjadi klaster baru penyebaran COVID-19 apabila tidak dilakukan pencegahan dengan mempersiapkan prosedur penerimaan kembali santri sesuai protokol kesehatan.

"Kalau tidak dipersiapkan dengan baik, ini (pesantren) bisa menjadi klaster baru. Ini yang saya lebih takutkan," kata Ma'ruf Amin dalam video yang diunggah di akun Youtube resmi Wakil Presiden Republik Indonesia, Minggu.

Baca selengkapnya

Wapres sebut dana Rp2,7 triliun diberikan untuk 21 ribu pesantren

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan dana bantuan sebesar Rp2,7 triliun akan digelontorkan untuk 21.000 lembaga pesantren yang diperuntukkan untuk kegiatan operasional dan dukungan pembelajaran dalam jaringan (daring) selama masa pandemi COVID-19.

Dalam video yang diunggah di akun Youtube resmi Wakil Presiden Republik Indonesia, Minggu, Ma'ruf Amin mengatakan dana tersebut sudah berada di Kementerian Agama untuk kemudian dikelola dan diberikan kepada lembaga pesantren.

"Pemerintah mengalokasikan dukungan anggaran untuk 21.000 lembaga pesantren sebesar Rp2,7 triliun. Dananya sudah di kantongnya Pak Menteri Agama (Fachrul Razi) dan harus selesai dalam satu hingga dua bulan ini," kata Wapres Ma'ruf Amin.

Baca selengkapnya

Mendagri apresiasi Kalteng selesaikan penyaluran NPHD 100 persen

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengapresiasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah karena telah menyelesaikan tahapan penyaluran atau pencairan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk pilkada serentak selesai 100 persen, baik kepada penyelenggara pemilu maupun pengamanan.

"Saya mengapresiasi pemprov yang telah menyelesaikan NPHD seratus persen karena hal itu penting untuk menunjang suksesnya pelaksanaan pilkada," katanya saat melaksanakan kunjungan kerja di Palangka Raya, Minggu.

Baca selengkapnya

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Nurul Hayat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar