Penyebab bau mulut, penumpukan sisa makanan hingga kawat gigi

id bau mulut,kesehatan mulut dan gigi,tips kesehatan,tips cantik

Penyebab bau mulut, penumpukan sisa makanan hingga kawat gigi

Ilustrasi bau mulut (ANTARA/Pixabay)

Jakarta (ANTARA) - Bau mulut dapat mengurangi rasa percaya diri apalagi jika terjadi saat wawancara kerja atau kencan pertama, namun penelitian menunjukkan bahwa lebih dari 50 persen orang pernah mengalaminya.

Bau mulut setelah bangun tidur di pagi hari adalah hal yang wajar, tetapi jika terjadi terus-menerus bisa jadi menjadi tanda dari masalah kesehatan yang serius.

Dilansir Boldsky, Rabu, bau mulut atau yang disebut halitosis biasanya disebabkan oleh masalah kebersihan gigi atau mulut kering. Penyebab bau mulut pun beragam mulai dari penumpukan makanan hingga penyakit gusi. Berikut ini adalah beberapa penyebab umum dari bau mulut.

Makanan
Makanan berbau tajam seperti bawang putih, bawang bombay, keju, makanan pedas dan rempah-rempah dapat menyebabkan bau mulut. Setelah makanan tersebut dicerna, mereka memasuki aliran darah dan beralih ke paru-paru.

Inilah yang menghasilkan bau tak sedap yang memengaruhi napas Anda dan dapat berlangsung selama beberapa jam. Minum-minuman asam seperti kopi dapat meninggalkan bau yang tersisa di mulut Anda.

Kurang menjaga kebersihan mulut
Penumpukan partikel makanan di gigi dan penumpukan plak di gigi dan lidah menyebabkan bau mulut yang tidak sedap. Menyikat atau membersihkan gigi setelah makan dapat membantu menghilangkan sisa-sisa makanan dan mencegah penumpukan plak di mulut sehingga mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Mulut kering
Air liur membantu membersihkan mulut Anda dan membuatnya tetap lembab. Ketika tubuh tidak menghasilkan air liur yang cukup, napas Anda mulai berbau tidak sedap. Mulut kering dapat terjadi akibat tidur dengan mulut terbuka, masalah kelenjar liur atau minum obat tertentu.

Produk tembakau
Merokok dan mengunyah tembakau juga dapat menyebabkan bau mulut.

Alkohol
Minum alkohol dapat menghasilkan bau mulut yang berbeda dan dapat bertahan selama beberapa jam.

Infeksi saluran pernapasan
Ini dapat menyebabkan bau mulut yang buruk karena sekresi hidung atau sinus yang mengalir ke orofaring.

Obat-obatan
Obat-obatan tertentu dapat mengurangi saliva di mulut Anda dan menyebabkan bau tak sedap. Misalnya, obat antidepresan, diuretik, antihipertensi, dan antipsikotik.

Gigi palsu atau kawat gigi
Kawat gigi yang tidak bersih juga dapat menyebabkan bau mulut.

Penyakit
Bau mulut tak sedap juga bisa menjadi pertanda beberapa penyakit mendasar seperti diabetes, penyakit refluks gastroesofageal (GERD), kanker mulut, gagal ginjal, dan gagal hati.

Baca juga: Sebelum menikah, lakukan persiapan kesehatan ini dulu

Baca juga: Tips jaga kesehatan saat cuaca panas di tengah pandemi COVID-19

Baca juga: Berolahraga dengan masker, ini yang harus diperhatikan


Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar