PLTS Atap dibangun di kawasan industri, dukung implementasi EBT

id plts,kawasan industri,energi baru terbarukan,ebt

PLTS Atap dibangun di kawasan industri, dukung implementasi EBT

Dokumentasi - Petugas merawat panel surya yang berada di Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pulau Parang, Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho/foc.)

Jakarta (ANTARA) - PT Xurya Daya Indonesia (Xurya) bersama PT Griya Idola, anak usaha dari PT Barito Pacific Tbk, tengah mengembangkan kawasan industri berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT), salah satu bentuk dukungan yang telah direalisasikan adalah instalasi PLTS Atap di Griya Idola Industrial Park (GIIP), sebuah kawasan industri eksklusif di barat Jakarta.

Selain menuju industri yang modern, penggunaan PLTS Atap di kawasan industri tersebut juga dapat menurunkan biaya listrik sekaligus mereduksi emisi gas karbon. Pemerintah pun kini telah menerbitkan aturan yang mendukung penggunaan PLTS Atap untuk para pelaku industri terutama mengenai capacity charge..

Managing Director Xurya Eka Himawan, kepada Antara di Jakarta, Kamis, mengatakan tren penggunaan listrik tenaga surya di kawasan industri semakin meningkat, hal ini juga karena adanya imbauan dari pemerintah agar pelaku industri mulai menggunakan energi terbarukan.

“Kami sangat menghargai dukungan dari PT Griya Idola sebagai salah satu pemilik kawasan industri yang berperan aktif dalam mengenalkan dan menggunakan PLTS Atap. Semoga hal ini mendorong pelaku industri lain untuk memulai green movement dengan memanfaatkan energi terbarukan yang ramah lingkungan,” katanya.

Baca juga: RUU Energi Baru dan Terbarukan harus segera disahkan, ini alasannya

Selain sebagai bentuk dukungan PT Griya Idola kepada pemerintah dalam pemanfaatan energi terbarukan, penggunaan PLTS Atap juga adalah bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap pengurangan emisi gas CO2. Hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang asri dan berwawasan lingkungan.

Sementara itu, Estate Management Griya Idola Industrial Park Agus Rianto, mengatakan, berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata terhadap pelestarian lingkungan melalui pelaksanaan berbagai green movement, salah satunya dengan instalasi PLTS Atap.

Bersama Xurya, pemasangan PLTS Atap di Griya Idola Industrial Park merupakan pilot project dan perusahaannya berencana untuk melakukan instalasi di properti lainnya termasuk mengajak tenant-tenant untuk beralih menggunakan energi terbarukan.

Melalui pemasangan PLTS Atap di kawasan industri miliknya, setiap tahunnya PT Griya Idola dapat menghemat 30.562 kWh dan berkontribusi dalam mengurangi produksi CO2 sebesar 28.544 kg. Jumlah tersebut setara dengan jumlah CO2 yang dihasilkan dari penggunaan 7.949 liter bensin dan membutuhkan 10.992 pohon tertanam untuk mengurangi jumlah CO2 tersebut.

Baca juga: Kementerian ESDM gandeng IEA perkuat energi terbarukan

Baca juga: Riset sebut investasi EBT salah satu faktor pulihkan ekonomi


Pewarta : Afut Syafril Nursyirwan
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar