Lurah Serdang Jakarta Pusat jalani isolasi mandiri

id corona jakarta

Kotak "drop box" yang digunakan untuk menaruh berkas administrasi warga agar pelayanan PTSP di Kelurahan Serdang tetap berjalan meski kantornya ditutup sementara akibat temuan kasus COVID-19. (ANTARA/Livia Kristianti)

Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Kelurahan Serdang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat Nur Hadiyat membenarkan Lurah Serdang saat ini menjalani isolasi mandiri di kediamannya karena terkonfirmasi positif COVID-19 usai mengikuti pemeriksaan tes usap massal di  Puskesmas Kecamatan Kemayoran.

"Jadi, dari tes usap itu terdapat hasil dua orang pegawai positif COVID-19 di Kelurahan Serdang, itu Ibu Lurah dan salah seorang Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) kami. Keduanya sudah dalam penanganan, Ibu Lurah sudah isolasi mandiri di rumahnya," kata Nur Hadiyat saat dihubungi, di Jakarta, Selasa.

Lebih lanjut, Nur mengatakan pihaknya telah menutup Kantor Kelurahan Serdang namun ia memastikan pelayanan bagi masyarakat tetap berjalan dengan normal melalui sistem "drop box".

"Masyarakat memang tidak boleh dulu masuk ke dalam kantor karena kan masih ditutup. Tapi pelayanan masih jalan terus. Bagi masyarakat yang mengurus administrasi kepada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kami minta warga taruh berkasnya di kotak plastik atau "drop box", nanti akan dihubungi jika sudah selesai. Untuk pelayanan Dukcapil, kita ada loket khusus," ujar Nur Hadiyat.

Baca juga: Pedagang positif COVID-19, Kelurahan Serdang gelar rapid test massal

Selama Lurah Serdang menjalani isolasi mandiri, tugas-tugasnya di lapangan sementara ini dikerjakan sementara oleh Sekretaris Kelurahan yaitu Nur Hadiyat.

Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah, Camat Kemayoran Asep Mulyaman mengatakan Kantor Kelurahan Serdang seharusnya terhitung mulai Selasa (28/7), sudah dapat kembali didatangi oleh masyarakat untuk pelayanan tatap muka.

"Seharusnya sudah bisa dibuka, kemarin memang tiga hari ke belakang itu kita bersihkan dan ditutup aksesnya untuk masyarakat," ujar Asep.

Lurah Serdang terkonfirmasi terinfeksi virus SARS-CoV-2 pada Jumat (24/7) bersama dengan satu orang anggota PPSU yang bekerja di bidang administrasi.

Baca juga: Meniti tangga psikologis

Temuan itu menyebabkan Kantor Kelurahan Serdang ditutup untuk dilakukan disinfeksi agar ruang-ruang yang digunakan dapat kembali steril.

Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar