Ditlantas Polda Sumbar berikan tausiah kepada pelanggar lalu lintas

id Polda Sumbar,Operasi Patuh 2020

Petugas memeriksa kelengkapan pengendara dalam Operasi Patuh Singgalang 2020 di Kota Padang (Istimewa)

Padang, (ANTARA) - Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumatera Barat memberikan tausiah kepada para pelanggar aturan lalu lintas yang terjaring Operasi Patuh Singgalang 2020 di Kota Padang.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol Yofie Girianto Putra di Padang, Kamis, mengatakan pihaknya mendatangkan ustadz untuk memberikan tausiah kepada mereka agar tertib berlalu lintas.

Menurut dia, tausiah berlalu lintas ini ini bertujuan menumbuhkan kesadaran akan keselamatan dalam berkendara kepada para pengendara kendaraan bermotor di Kota Padang.

Baca juga: Operasi Patuh 2020, Polda target masyarakat patuhi protokol kesehatan

"Mengajak masyarakat untuk ikut serta menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, karena ini menyangkut nyawa dia sendiri dan orang lain," katanya.

Dalam razia tersebut, menurut dia, ada 35 pengendara yang terjaring Operasi Patuh Singgalang 2020. Pelanggaran yang paling banyak ditemukan petugas adalah pembonceng sepeda motor tidak menggunakan helm.

“Ini merupakan fokus kami agar masyarakat tertib berlalu lintas dan mengedepankan keselamatan diri mulai dari menggunakan helm, tidak melawan arus, tidak menggunakan telepon genggam ketika mengemudi,” kata dia.

Sementara itu, Ustad Nurul Yaqin dalam tausiahnya mengatakan penting menerapkan aturan yang dibuat pemerintah, dan itu juga tertulis dalam kitab suci Al Quran.

Baca juga: Polda Sumbar cari masukan penyempurnaan penyelesaian masalah kamtibmas

"Ada tiga perkara yang kita patuhi, pertama aturan dari Allah SWT, kedua dari Rasulullah Muhammad SAW, dan ketiga aturan dari pemerintah kita," katanya.

Nurul Yaqin mengatakan poin penting yang dibahas adalah poin yang ketiga yaitu mematuhi aturan pemerintah termasuk aturan dan tata tertib berlalu lintas.

"Seperti memakai sabuk pengamanan, memakai helm, dan kondisi saat ini memakai masker dan menjaga jarak. Di sini, yang dilakukan pemerintah bertujuan untuk kebaikan kita sendiri seperti kita memakai helm untuk mengurangi cedera di kepala jika mengalami kecelakaan," kata dia.

Ia berharap para pelanggar lalu lintas dapat mengambil kesimpulan dan hikmah agar bisa mengubah sikap agar tidak melanggar aturan.

Baca juga: Polda Sumbar tangkap muncikari diduga perdagangkan orang

"Karena yang mengubah diri sendiri hanya diri kita sendiri, dan Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sebelum kaum tersebut mengubah dirinya," katanya.


Pewarta : Mario Sofia Nasution
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar