Saham Tokyo ditutup melemah di tengah kekhawatiran kebangkitan virus

id saham Tokyo,indeks Nikkei

Seorang pria memakai masker pelindung pencegahan COVID berjalan melewati sebuah layar yang memperlihatkan harga saham Nikkei di luar kantor pialang, Tokyo, Jepang, Jumat (13/3/2020). ANTARA/Reuters/Athit Perawongmetha

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis, menghapus keuntungan awal yang didukung komitmen Federal Reserve AS untuk mempertahankan suku bunga rendah, karena meningkatnya kekhawatiran atas meningkatnya kasus infeksi virus corona di Jepang.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 57,88 poin atau 0,26 persen, dari tingkat penutupan Rabu (29/7/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 22.339,23 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 jatuh 260,27 poin atau 1,15 persen menjadi 22.397,11 poin.

Baca juga: Saham Korsel naik hari keempat beruntun, indeks KOSPI naik 0,17 persen

Sementara itu, sebut Xinhua, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 9,57 poin atau 0,62 persen, menjadi berakhir pada 1.539,47 poin. Indeks Topix jatuh 20,08 poin atau 1,28 persen menjadi 1.549,04 poin pada akhir perdagangan Rabu (29/7/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi udara, tenaga listrik dan gas, serta transportasi darat paling banyak mencatat penurunan pada akhir perdagangan.

Baca juga: IHSG ditutup menguat jelang libur Idul Adha
Baca juga: Saham Tokyo dibuka "rebound" setelah Fed pertahankan suku bunga rendah

Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar