Ukraina perkarakan Iran jika tidak sepakat soal pesawat jatuh

id Ukraina,Iran,perundingan kompensasi,pesawat jatuh ,Ukraine International Airlines

Ukraina perkarakan Iran jika tidak sepakat soal pesawat jatuh

Mobil jenazah yang membawa sebelas warga Ukraina korban kecelakaan pesawat Maskapai Internasional Ukraina penerbangan 752 untuk upacara persemayaman terlihat di depan sejumlah pesawat Maskapai Internasional Ukraina di Bandara Internasional Boryspil di luar Kiev, Ukraina, Minggu (19/1/2020). (REUTERS/VALENTYN OGIRENKO)

Kyiv (ANTARA) - Ukraina akan memperkarakan Iran ke pengadilan internasional jika pembicaraan soal penembakan jatuh pesawat jet Boeing 737 Ukraine International Airlines tidak membuahkan kesepakatan, kata Menteri Luar Negeri Dmytro Kuleba, Jumat.

Putaran pertama perundingan antara Ukraina dan Iran, menyangkut kompensasi, telah dilaksanakan pada Kamis (30/7) di Kyiv dan berjalan secara konstruktif, kata Kuleba.

Namun, ujarnya, masih terlalu dini untuk menyebut jumlah ganti rugi yang akan disepakati Iran untuk dibayarkan.

Militer Iran mengaku menembak jatuh jet tersebut setelah mengira pesawat itu sebagai rudal.

Penembakan terjadi di tengah ketegangan yang meningkat antara Iran dan Amerika Serikat.

Seluruh 176 orang yang berada di dalam pesawat nahas itu, termasuk 57 warga negara Kanada, tewas.

Sumber: Reuters
Baca juga: Kanada: Analisis data awal kotak hitam pesawat jatuh Ukraina selesai
Baca juga: Jaksa Iran: penembakan jatuh pesawat Ukraina karena kesalahan manusia
Baca juga: Iran akhirnya setuju kirim kotak hitam pesawat jatuh ke Ukraina

Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar