Saham Tokyo melambung, dipicu perburuan saham murah dan data China

id saham Tokyo,indeks Nikkei,bursa saham

Ilustrasi: Warga melewati papan elektronik menunjukkan indeks saham Nikkei di depan bursa saham di Tokyo, Jepang, Jumat (2/6/2017). (REUTERS/Toru Hanai)

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup naik tajam pada perdagangan Senin, karena investor melakukan aksi beli menyusul penurunan Nikkei selama enam hari berturut-turut, dengan yen yang lemah dan data aktivitas pabrik China yang kuat menambah dukungan.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) melonjak 485,38 poin atau 2,24 persen, dari tingkat penutupan Jumat (31/7/2020), menjadi menetap di 22.195,38 poin. Indeks Nikkei 225 terperosok 629,23 poin atau 2,82 persen menjadi 21.710,00 poin pada akhir pekan lalu.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka menguat didukung Wall Street dan pelemahan yen

Baca juga: Dolar AS di kisaran 105,8 yen pada awal perdagangan di Tokyo

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo menambahkan 26,58 poin, atau 1,78 persen, menjadi berakhir pada 1.522,64 poin. Indeks Topix kehilangan 43,41 poin atau 2,82 persen menjadi 1.496,06,06 poin pada Jumat (31/7/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi laut, pertanian dan perikanan, serta informasi dan komunikasi paling banyak meraih keuntungan pada penutupan perdagangan.

Baca juga: Saham Filipina ditutup jatuh, Indeks PSE anjlok 3,59 persen


Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar