Polresta Sidoarjo salurkan bantuan Kapolri kepada terdampak COVID-19

id Sidoarjo, bantuan Kapolri, Polresta Sidoarjo

Polresta Sidoarjo menyalurkan bantuan sembako dan alkes bantuan Kapolri kepada masyarakat terdampak COVID-19 (Antara Jatim/Polresta Sidoarjo/IS)

Sidoarjo (ANTARA) - Polresta Sidoarjo, Jawa Timur, menyalurkan bantuan sembako dan juga alat kesehatan (alkes) dari Kapolri melalui petugas bhabinkamtibmas setempat kepada masyarakat yang terdampak penyebaran virus corona atau COVID-19.

Kepala Kepolisian Resor Sidoarjo Komisaris Besar Pol Sumardji saat dikonfirmasi di Sidoarjo, Kamis, mengatakan dalam situasi pandemi COVID-19 yang berdampak pada aspek sosial, kesehatan dan perekonomian global, membuat Polri terus bergerak menyalurkan bantuan kepada masyarakat.

"Penyaluran bantuan sosial dan kesehatan dari Kapolri dilakukan serentak. Termasuk berlangsung di Kabupaten Sidoarjo," kata Sumardji di sela kegiatan pemberangkatan bantuan di Mapolresta Sidoarjo.

Baca juga: Kapolri salurkan bantuan korban banjir Konawe

Ia mengatakan di wilayah Kabupaten Sidoarjo bantuan sembako dan alat-alat kesehatan dari Kapolri dibagikan melalui 18 Polsek jajaran dan 349 Bhabinkamtibmas.

"Bantuan itu akan dibagikan secara door to door langsung ke rumah-rumah warga terdampak COVID-19," ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji, Kamis.

Ia menjelaskan, jumlah bantuan dari Kapolri yang disalurkan Polresta Sidoarjo dan jajarannya, antara lain 10 ton beras yang dibagikan 349 Bhabinkamtibmas, 9.000 masker dibagikan oleh 18 polsek jajaran Polresta Sidoarjo.

"Selain itu juga ada pakaian alat pelindung diri total ada 440 buah dan face shield sejumlah 440 buah," katanya.

Baca juga: Polrestro Jaksel data warga yang belum dapatkan bansos COVID-19

Dengan bantuan dari Kapolri secara serentak ini, katanya, diharapkan dapat membantu dan meringankan beban masyarakat akibat dampak dari adanya pandemi COVID-19.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Sumardji kembali menyampaikan kepada seluruh anggota dan para bhabinkamtibmas, agar tidak kenal lelah mengingatkan masyarakat akan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

"Penyaluran bantuan sosial dan kesehatan ini membuktikan bahwa untuk melawan pandemi COVID-19 kita harus bersatu, disiplin dalam mentaati protokol kesehatan dan kerja sama saling bahu membahu meringankan beban saudara kita yang membutuhkan," kata kombes Pol. Sumardji.

Di Sidoarjo hingga Rabu (5/8) jumlah pasien yang terkonfirmasi positif VOVID-19 sebanyak 3.456 orang. Kemudian yang berhasil disembuhkan sebanyak 2.324 orang.

Baca juga: Panglima dan Kapolri serahkan bantuan ke pengungsi di Bendungan Hilir

Pewarta : Indra Setiawan
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar