KNPI Banjarmasin apresiasi Polda Kalsel ungkap 300 Kg sabu-sabu

id KNPI Banjarmasin, ungkap sabu 300 kg, berita banjarmasin,aa

Polisi menata paket berisi narkotika jenis sabu saat rilis ungkap kasus tindak pidana narkoba di Mapolda Kalsel di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat (7/8/2020). Jajaran Polda Kalsel bersama Satuan Tugas Khusus Merah Putih Mabes Polri dan Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya menangkap empat orang tersangka jaringan Internasional beserta barang bukti seberat kurang lebih 300 kilogram sabu-sabu. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/pras.

Banjarmasin (ANTARA) - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Banjarmasin memberikan apresiasi atau acungan jempol terhadap Polda Kalsel yang berhasil mengungkap dan menggagalkan peredaran sabu-sabu seberat lebih kurang 300 Kilogram.

"Ini kabar yang sangat menggembirakan datang dari Instansi kepolisian Banua dan wajib kita apresiasi dan berikan acungan jempol atas kinerja tim gabungan Mabes Polri dan Ditresnarkoba Polda Kalsel itu," ucap Ketua KNPI Banjarmasin M Imam Satria Jati SH di Banjarmasin, Jumat.

Dia mengatakan bahwa instansi yang identik dengan pakaian coklat itu berhasil mengungkap jaringan narkoba International yang masuk ke Banua Kalimantan Selatan.

Irjen Pol Nico Afinta selaku Kapolda Kalimantan Selatan juga mengungkapkan bahwa Narkotika jenis sabu yang ditaksir berkisar 300 Kg terbungkus dalam 10 karung itu berasal dari jaringan Malaysia.

Imam sapaan akrab ketua KNPI Banjarmasin saat ditemui Wartawan Kantor Berita Antara mengungkapkan jumlah barang bukti yang di temukan tersebut bukan sekedar angka berupa kilogram melainkan daya rusak yang akan ditimbulkan kepada para pengguna jika temuan tersebut sempat diedarkan, terlebih jika generasi muda yang menjadi sasarannya.

Baca juga: Ungkap 300 kg sabu, Kapolda Kalsel: Semangat Polri berantas narkoba
 
Kapolda Kalsel Irjen Pol Nico Afinta saat di tempat kejadian perkara mengungkapan perkara sabu-sabu seberat 300 Kg. (ANTARA/Gunawan Wibisono)


"Ya, apabila 300 Kg sabu-sabu ini sampai beredar maka masa depan Banua tentu akan berpengaruh dibuatnya," ujar pria yang juga berprofesi sebagai Advokat itu.

Ketua KNPI Banjarmasin itu juga mengatakan kerja pemberantasan narkoba bukan saja tugas satu atau dua orang misalnya saja tugas Kepolisian ataupun Badan Narkotika Nasional. melainkan Adalah seluruh element Masyarakat dalam hal ini Pemuda.

Segencar-gencarnya dilakukan sosialisasi anti narkoba tapi jika barang haram tersebut masih ada di lingkungan sekitar, maka sosialisasi hanya menjadi sebuah kehampaan belaka, karena peluang untuk memakai masih ada.

Sehingga dengan adanya pengungkapan yang berhasil dilakukan oleh Polda Kalsel merupakan angin segar dalam menekan laju perusakan generasi Mlmuda akibat penyalahgunaan Narkoba.

Sebagai Komitmen DPD KNPI Kota Banjarmasin dalam penanggulanan penyalahgunaan Narkoba sebagaimana komitmen bersama BNN Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu maka Kami akan melakukan "Gowes Anti Narkoba" bersama unsur kepemudaan di Kota Banjarmasin.

Hal itu di lakukan karena memang upaya pencegahan adalah sangat bisa dilakukan dilain hal di mana saat ini bersepeda menjadi kegandrungan masyarakat terutama generasi muda kota Banjarmasin.

"Kami berharap dengan pendekatan hobi kekinian ini dapat terus menjadi alarm pengingat bahwa penyalahgunaan narkoba adalah musuh kita bersama," demikian Imam.

Baca juga: Polda Kalsel cetak rekor terbesar sita 300 kg sabu-sabu

Baca juga: Wali Kota Banjarmasin terkejut kotanya kemasukan ratusan kg narkoba

Pewarta : Gunawan Wibisono
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar