Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 28 orang

id Pasien sembuh,Covid-19,Yogyakarta,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

Ruang pasien positif COVID-19 di salah satu rumah sakit. ANTARA/HO-Aspri.

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat jumlah pasien yang sembuh dari COVID-19 di wilayah itu pada Jumat (7/8) bertambah 28, sehingga total menjadi 525 orang.

"Laporan jumlah kasus sembuh sebanyak 28 kasus, sehingga total kasus sembuh menjadi 525," kata Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan COVID-19 Berty Murtiningsih melalui keterangan resminya di Yogyakarta, Jumat.

Baca juga: Yogyakarta siapkan aplikasi pantau kedatangan mahasiswa luar daerah

Ia mengatakan jika dilihat berdasarkan wilayah domisili, 28 pasien sembuh itu terdiri atas tiga kasus asal Kota Yogyakarta, 14 kasus Kabupaten Bantul, tiga kasus Gunung Kidul, delapan kasus Kabupaten Sleman.

Selain pasien sembuh, Berty juga mencatat 19 tambahan pasien terkonfirmasi positif, sehingga jumlah kasus positif COVID-19 di DIY menjadi 838 orang.

Ia mengatakan berdasarkan wilayah domisili, 19 pasien yang tercatat sebagai kasus 825 sampai 843 itu terdiri atas sembilan kasus asal Kabupaten Bantul, satu kasus asal Kulon Progo, lima kasus asal Sleman, dua kasus asal Kota Yogyakarta, dan dua kasus dari Gunung Kidul.

Baca juga: Kasus melonjak, ribuan masker dibagikan gratis di Sleman-Yogyakarta

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di DIY bertambah 20 menjadi 497 orang


Sementara itu, jika mengacu riwayat kasusnya, mereka terbagi menjadi satu kasus hasil penjaringan pasien, enam kasus hasil pelacakan kontak, enam kasus perjalanan luar daerah, dan enam kasus lainnya masih dalam penelusuran.

Menurut Berty, tambahan kasus hari ini berasal dari hasil pemeriksaan laboratorium di DIY terhadap 770 sampel spesimen dari 609 orang.

Berdasarkan data dari rumah sakit rujukan, ia mencatat total suspek COVID-19 hingga Jumat tercatat 10.968 orang.

Dari jumlah suspek tersebut, 838 orang terkonfirmasi positif dimana 525 orang di antaranya sembuh, dan 21 orang meninggal.

Baca juga: Warga Yogyakarta harus disiplin karena marak transmisi lokal COVID-19

Pewarta : Luqman Hakim
Editor: Endang Sukarelawati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar