Tambah empat, positif COVID-19 di Maluku Utara naik 1.674 orang

id positif covid-19,maluku utara,corona,GTPP,bertambah,dr Alwia Assagaf, M.Kes

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Maluku Utara, dr Alwia Assagaf, M.Kes. ANTARA/Abdul Fatah/am.

Ternate (ANTARA) - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Maluku Utara (Malut) menyatakan ada empat tambahan kasus baru COVID-19 di provinsi itu sehingga jumlah totalnya naik menjadi sebanyak 1.674 orang.

"Sesuai hasil laboratorium polymerase chain reaction PCR dan tes cepat molekuler (TCM) RSUD Chasan Boesoerie Ternate, pasien positif baru bertambah menjadi empat orang, sehingga secara keseluruhan Malut memiliki sebanyak 1.674 pasien positif COVID-19," kata Jubir GTTP COVID-19 Malut, dr Alwia Assagaf, M.Kes dalam pernyataan pers di Ternate, Minggu.

Dia menyatakan bahwa dengan tambahan pasien positif baru ini, maka disebut sebagai kasus 1.671 sampa dengan kasus 1.674.

Selain itu, kata dia, pada Minggu (9/8) 2020 ini juga telah bertambah kasus suspek enam orang dari Tidore Kepulauan dan Halmahera Barat, kasus probabel dua orang, kontak erat 82 orang,

Begitu pula, kata Alwia, untuk kasus sembuh COVID-19 berjumlah 1.311 orang dan meninggal dua mencapai 51 orang

"Sehingga, dengan adanya penambahan pasien sembuh baru ini, maka Malut telah mengoleksi sebanyak 1.311 orang sembuh dan meninggal dunia sebnyak 50 orang," kata mantan Kepala Puskesmas Siko Kota Ternate itu.

Sehari (Sabtu, 8/8) sebelumnya ada penambahan pasien sembuh baru sebanyak 61 orang dan dalam empat hari terakhir jumlah pasien sembuh terus mengalami peningkatan.

Ia menambahkan saat ini sebanyak 14 orang orang menjalani masa karantina yang merupakan kasus positif COVID-19 di Sahid Bella Hotel, yakni 17 orang

"Dengan masih meningkatnya kasus terkonfirmasi positif COVID-19 ini, maka kami mengajak kepada seluruh masyarakat Maluku Utara agar melakukan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) menuju masyarakat produktif dan aman COVID-19 dengan tetap menjalankan protokol pencegahan secara ketat dalam setiap kegiatan yang dijalankan," demikian Alwia Assagaf.

Baca juga: Ada delapan tambahan, positif COVID-19 di Malut melonjak 1.130 kasus

Baca juga: Sepuluh pasien di Ternate sempat berusaha kabur dari tempat karantina

Baca juga: 655 orang di Malut reaktif COVID-19 hasil tes cepat, sebut GTPP

Baca juga: Kajian: Ternate daerah risiko tinggi penularan COVID-19 di Malut

Pewarta : Abdul Fatah
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar