Sepekan Jakarta, perkembangan COVID-19 hingga rute baru TransJakarta

id covid-19,transjakarta,jakarta,TransJakarta,Kemerdekaan,Virus Corona,KSAD

Sepekan Jakarta, perkembangan COVID-19 hingga rute baru TransJakarta

Bus listrik milik TransJakarta sebagai moda transportasi masa depan untuk mengurangi polusi sedang menunggu penumpang di halte seberang Balai Kota, Jakarta. ANTARA/Ahmad Wijaya

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa di kota Metropolitan Jakarta dalam sepekan terakhir telah diwartakan oleh Kantor Berita ANTARA. Berikut dihadirkan berita terpopuler dalam sepekan terakhir yang layak dibaca kembali untuk mengisi akhir pekan Anda.

Merebut kembali kemerdekaan dari virus corona

Sejak pertama kali diumumkan adanya dua warga Depok (Jawa Barat) yang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Prof Dr Sulianti Saroso terpapar virus corona pada 2 Maret 2020, seketika itu semua lini kehidupan berubah.

Semua mulai khawatir, resah, panik dan diliputi rasa takut. Kesembuhan pasien pertama dan kedua itu dua minggu kemudian cukup menguatkan optimisme walaupun kegundahan terus melanda.

Apalagi sejak saat itu, pasien positif terinfeksi virus yang menyerang saluran pernafasan tersebut terus bertambah. Bahkan hingga hari ini terus terjadi pertambahan kasus.

KSAD-Wakapolri mengecek strategi Jakarta kendalikan COVID-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan tujuan kunjungan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Polisi Gatot Edi Pramono adalah untuk melakukan pengecekan strategi yang dilakukan Jakarta dalam mengendalikan virus corona (COVID-19).

"Tadi diskusi dengan Bapak KSAD dan Wakapolri tentang langkah-langkah yang dilakukan Jakarta dan strategi besar kita seperti apa," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa.

Dalam pengendalian COVID-19, Anies bersama jajaran Pemprov DKI Jakarta menggunakan langkah 3M (memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak) untuk masyarakat serta 3T (testing, tracing dan treatment) untuk pemerintah khususnya tenaga medis.

CFD di Jakarta Selatan ditiadakan sementara

Hari bebas kendaraan bermotor (Car free Day/CFD) di Jakarta Selatan ditiadakan, menyusul perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase I untuk keempat kalinya.

Kepala Suku Dinas Perhubungan Kota Jakarta Selatan Budi Setiawan, saat dihubungi Sabtu, di Jakarta, mengatakan Pemkot Jakarta Selatan menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk meniadakan setiap aktivitas sosial yang menyebabkan kerumunan.
Sebuah ondel-ondel dipasangi masker di kawasan Kramat Pulo, Jakarta, Kamis (13/8/2020). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Kasus COVID-19 500-an, Anies pantau kemungkinan kebijakan rem darurat

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku terus melakukan pemantauan apakah pihaknya akan melakukan kebijakan penghentian darurat (emergency break) lagi atau tidak, menyusul masih tingginya penambahan kasus positif COVID-19 di Ibu Kota di atas 500-an dalam dua pekan terakhir.

"Kami terus pantau hari-hari ke depan bagaimana kondisinya di Jakarta ini," kata Anies di Balai Kota Jakarta, Senin.

TransJakarta turunkan 100 armada untuk empat rute baru non koridor

Penumpang turun dari bus Transjakarta di Halte Budaran Hotel Indonesia,

PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) menurunkan 100 armada untuk empat rute baru non koridor di tengah perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi fase satu perpanjangan.

"Kita turunkan 100 armada untuk membuka empat rute baru non koridor (Non BRT), dengan headway (waktu interval kedatangan bus) 20 menit guna melayani warga DKI," ujar Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Transportasi Jakarta Nadia Disposanjoyo dalam keterangan tertulisnya yang diterima ANTARA, Minggu.

Pewarta : Fianda Sjofjan Rassat
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar