Tak pakai masker, pengunjung Taman Bunga Nusantara dapat teguran

id taman bunga,taman bunga nusantara,pariwisata cianjur,wisata puncak

Tak pakai masker, pengunjung Taman Bunga Nusantara dapat teguran

Ilustrasi - Sejumlah pengunjung berada di Taman Bunga Nusantara, Desa Kawungluwuk, Cianjur, Jabar. ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/Spt/pri.

Cianjur (ANTARA) - Puluhan pengunjung Taman Bunga Nusantara di Kecamatan Sukaresmi, Cianjur, Jawa Barat, mendapat teguran dari pengelola karena tidak menggunakan masker, sesuai dengan penerapan protokol kesehatan di objek wisata tersebut.

Humas Taman Bungan Nusantara, Yanwar Hidayat di Cianjur Sabtu, mengatakan teguran tersebut dilakukan sebagai upaya mengingatkan pengunjung agar tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan tetap menjaga jarak selama berada di area wisata.

"Kita melakukan teguran terhadap pengunjung yang tidak memakai masker, hal tersebut kita lakukan sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus berbahaya, termasuk Corona seiring penerapan adaptasi kebiasaan baru," katanya.

Baca juga: Kunjungan ke tempat wisata Puncak-Cianjur meningkat tajam

Ia mengungkapkan penggunaan masker sangat diwajibkan seiring tingginya angka kunjungan wisatawan yang berasal dari berbagai daerah yang didominasi warga Jabodetabek, sehingga saat turun dari kendaraan hingga kembali ke dalam kendaraan mereka diharuskan menggunakan masker.

"Kalau ada pengunjung yang tetap membandel tidak menggunakan masker, kita akan persilakan mereka untuk keluar dari Taman Bunga," katanya.

Namun hingga saat ini setiap pengunjung yang sudah mendapatkan teguran langsung menggunakan masker dan sebagian besar berdalih lupa.

Baca juga: Tidak gunakan masker di Qatar didenda hingga Rp800 juta

"Tidak ada yang sampai kita minta keluar dari area, sebagian besar langsung menggunakan masker setelah ditegur," katanya.

Sementara sejak kembali dibuka, pihaknya mencatat angka kunjungan terus meningkat terutama menjelang akhir pekan dan pada libur panjang kali ini. Angka kunjungan mencapai belasan ribu orang yang didominasi wisatawan asal Jabodetabek.

"Perkiraan kami besok puncak kunjungan angka kembali meningkat dengan jumlah pengunjung di atas sepuluh ribu orang. Kami melayani pemesanan tiket secara online dan langsung di tempat," katanya.

Baca juga: Meningkat, roda perkonomian sektor pariwisata Puncak-Cipanas

 

Pewarta : Ahmad Fikri
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar