PKS Depok bantu kuota internet untuk 5.000 warga tak mampu

id Imam Budi Hartono,IBH,greget PKS,PKS Depok,DPD,DPC,DPRa PKS

Anggota DPRD Jawa Barat Imam Budi Hartono ketika memberikan kuota internet gratsi kepada warga Depok yang tak mampu. (ANTARA/Foto: Feru Lantara)

Depok (ANTARA) - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok memberikan program Gerakan Nasional Berbagi Kouta Internet /Wifi Gratis atau disingkat Greget PKS kepada 5.000 warga tak mampu.

"Kita launching program Greget PKS hari ini (Senin 24/8) lewat streaming. Ini program DPP PKS," kata Anggota DPRD Jawa Barat Imam Budi Hartono di Depok, Senin.

Imam yang juga Bakal Calon Wakil Wali Kota Depok pada Pilkada 2020 mengatakan untuk pelaksanaan program ini akan digerakkan para anggota legislatif PKS di tingkat pusat, provinsi, dan kota.

Baca juga: FPKS apresiasi optimisme Presiden saat pandemi COVID-19
Baca juga: Wakil Ketua MPR sampaikan keprihatinan teror terhadap ulama


"Mudah-mudahan kami bisa membantu 5.000 warga miskin melalui program ini. PKS juga akan menyediakan di kantor tingkat DPD, DPC, dan DPRa PKS. Termasuk nanti para kader PKS Depok juga berbagi internet gratis," kata Imam.

Kegiatan program ini sambung Imam, akan diberikan paket kouta internet gratis dan bantuan pemberian telepon genggam atau laptop jika dimungkinkan.

"Bantuan program ini ditunjukkan bagi pelajar SD sampai SMA atau SMK dan mahasiswa yang tidak mampu dalam satu bulan membeli kouta internet untuk belajar, " papar Imam.

Tujuan program ini jelas anggota DPRD Jawa Barat ini, mengatakan, membantu pelajar dalam menjalani kegiatan belajar jarak jauh. Termasuk bagi pelajar atau mahasiswa yang tidak memiliki telepon genggam yang mampu mengakses kegiatan belajar jarak jauh yang diberikan guru.

"Mudah-mudahan program ini membantu adik -adik kita untuk belajar jarak jauh dan tidak ketinggalan pembelajaran," ujarnya.

Baca juga: Bukhori Yusuf: Tahun Baru Hijriah momentum ubah tatanan hidup lama
Baca juga: Ketua PKS Jabar: HUT RI momentum perkuat nilai kepahlawanan

Pewarta : Feru Lantara
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar