Puluhan pasien COVID-19 di Tanjungpinang dinyatakan sembuh

id Puluhan pasien, COVID 19 di Tanjungpinang, dinyatakan sembuh,sembuh,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

RSUP Kepri satu-satunya rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Pulau Bintan (Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan) (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau mencatat sebanyak 44 pasien dinyatakan sembuh dari COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan sampel usap dengan metode Uji Reaksi Polimerase (PCR) di Laboraturium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Batam.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam, di Tanjungpinang, Senin, mengatakan, total jumlah pasien yang selesai isolasi dan dinyatakan sembuh dari COVID-19 sebanyak 119 orang.

Tiga pasien COVID-19 di Tanjungpinang meninggal dunia, yang terjadi sejak beberapa bulan lalu.

Baca juga: Positif COVID-19 bertambah 1.877 dan sembuh 3.560

"Kasus aktif di Tanjungpinang tinggal 27, terdiri dari delapan pasien perawatan di rumah sakit, 10 pasien karantina terpadu dan sembilan pasien karantina mandiri," katanya.

Dari 149 pasien, kata dia, pasien yang memiliki gejala sebanyak 45 orang, sedangkan pasien tanpa gejala 104 orang.

"Pasien yang memiliki gejala hari ini bertambah satu orang sehingga menjadi 45 orang," ujarnya.

Rustam mengemukakan sebanyak 56 pasien di Tanjungpinang tertular dari daerah lain, sedangkan yang kontak erat mencapai 87 orang. Sementara pasien yang tertular COVID-19, yang tidak memiliki riwayat perjalanan ke luar daerah dan tidak pernah kontak dengan pasien COVID-19 sebanyak enam orang.

"Pasien yang tertular setelah melakukan kontak erat dengan pasien COVID-19 sebanyak satu orang sehingga menjadi 87 orang," ucapnya.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra bertambah delapan jadi 908 orang
Baca juga: 114 pasien COVID-19 di Kota Sukabumi sembuh
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 20 orang

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar