Presiden berharap Aceh jadi episentrum ekonomi baru di Sumatera

id Plt,bupati,aceh besar,mawardi ali,tol sumatera,presiden,jokowi,seksi rmpat,blang bintang,indrapuri

Presiden Joko Widodo saat meresmikan penggunaan ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli seksi 4 Blang Bintang-Indrapuri yang berlangsung di gerbang Tol Blang Bintang Aceh Besar Selasa, (25/8/2020). ANTARA/Humas Kemensetneg/pri.

Banda Aceh (ANTARA) - Presiden Joko Widodo berharap kehadiran ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli yang nantinya akan terhubung sampai Lampung dapat menjadikan Aceh sebagai episentrum baru pertumbuhan ekonomi di pulau Sumatera.

“Saya titip kepada Gubernur Aceh agar koridor utama yang telah kita bangun yakni ruas jalan tol ini dapat dihubungkan dengan sentra pertanian, pariwisata dan juga industri sehingga kehadirannya benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” kata Presiden Jokowi di Aceh Besar, Selasa.

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela meresmikan penggunaan ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli seksi 4 Blang Bintang-Indrapuri yang berlangsung di gerbang Tol Blang Bintang Aceh Besar.

Ia menjelaskan dengan hadirnya tol tersebut dapat memangkas waktu tempuh dan akses ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang Aceh Besar lebih mudah.

“Jika konektivitas transportasi ke Bandara semakin lancar maka nanti kita akan melihat pergerakan orang dan barang akan lebih cepat sehingga biaya akan lebih efisien dan ekonomi akan terhubung antara satu dengan lainnya sehingga pertumbuhan ekonomi akan bergerak lebih cepat,” katanya.

“Saya juga titip agar kehadiran infrastruktur ini juga melibatkan usaha mikro, kecil dan menengah sehingga mereka merasakan langsung dampak ekonomi dari pembangunan infrastruktur ini,” katanya.

Ia juga berharap dengan hadirnya ruas jalan tol pertama di Aceh tersebut dapat menumbuhkan titik ekonomi baru, usaha baru dan perluasan usaha yang sudah ada serta dapat membangkitkan ekonomi di Aceh secara luas yang berujung pada tersedianya lapangan kerja lebih banyak.

Orang nomor satu di Tanah Air tersebut juga menyebutkan tol yang akan menghubungkan Aceh sampai Lampung dengan memiliki panjang 2765 km dan akan menyerap tenaga kerja sebanyak 296 ribu lapangan kerja.

“Kita berharap kehadiran infrastruktur ini akan mendorong pertumbuhan dan pemerataan ekonomi di Sumatra, kemudian juga meningkatkan efisiensi waktu tempuh menjadi 53 jam sepanjang koridor pembangunan ini. Keberadaan jalan tol ini dapat meningkatkan dampak diberbagai sektor 2 sampai 3 kali,” katanya.

Dalam acara peresmian tersebut turut hadir di antaranya Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah dan Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali.

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar