Aceh Besar akan gelar doa bersama untuk almarhum Sekda

id Bupati,mawardi ali,pemerintah aceh,sekda,almarhum,covid-19,iskandar

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Aceh Besar (Alm) Iskandar (ANTARA/HO)

Aceh Besar (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Aceh Besar akan menggelar doa bersama untuk almarhum Sekda Aceh, Iskandar yang tutup usia pada Jumat (28/8), sekitar pukul 10.45 WIB di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir di Aceh Besar, Sabtu, mengatakan doa bersama tersebut akan berlangsung pada Senin (31/8) di Masjid Almunawwarah Kota Jantho.

“Insya Allah doa bersama ini akan diikuti seluruh ASN di lingkungan setdakab Aceh Besar dan juga masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan untuk kegiatan doa bersama tersebut, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali telah mengirimkan undangan kepada seluruh instansi di lingkungan pemerintahan setempat.

Baca juga: Pemkab Aceh Besar telusuri ASN kontak erat dengan almarhum Sekda

Baca juga: Sekda Aceh Besar positif COVID-19 saat meninggal dunia


“Kegiatan doa bersama merupakan bagian bermunajat kepada Allah agar almarhum Sekda Aceh Besar yang telah banyak berjasa dan berkontribusi dalam membangun daerah mendapat tempat terbaik,” katanya.

Pihaknya juga berharap kepada seluruh masyarakat Aceh Besar agar dapat melaksanakan shalat ghaib untuk almarhum.

Sebelumnya, Hasil uji sampel swab almarhum Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Besar, Iskandar terkonfirmasi positif COVID-19, yang diketahui setelah pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan jenazah pasien virus corona.

"Iya, positif, tadi Jumat (28/8) malam saya dapat informasi. Istrinya juga positif (COVID-19, red)," kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Aceh Besar, Muhajir

Dia menjelaskan, dalam beberapa hari terakhir kondisi kesehatan Iskandar memang menurun, sehingga pada Kamis (27/8) sekitar pukul 23.00 WIB Sekda mengalami sesak nafas dan harus dirujuk ke RS Meuraxa.

"Pagi (Jumat) sudah diambil sampel untuk pengujian swab dan belum keluar hasilnya dan sekitar pukul 10.45 WIB Sekda Besar telah meninggal dunia," kata Muhajir.

Meskipun hasil uji usao belum diketahui, namun proses pemulasaran jenazah Iskandar tetap mengikuti protokol kesehatan pencegahan penularan COVID-19 di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Zainoel Abidin Banda Aceh.*

Baca juga: Pengamat: Pemprov Aceh harus optimalkan kampus dalam edukasi COVID-19

Baca juga: Kasus COVID-19 Aceh bertambah 106 jadi 1.398

Pewarta : M Ifdhal
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar