Elon Musk bicarakan vaksin, hingga bertemu CEO VW di Jerman

id elon musk,tesla,vw

CEO Tesla Elon Musk (REUTERS)

Jakarta (ANTARA) - CEO Tesla Elon Musk bertemu dengan tiga menteri Jerman dan politisi senior lainnya pada hari Rabu (2/9) untuk membahas kemajuan kolaborasi antara pembuat mobil dan perusahaan biotek Jerman serta rencana pabrik kendaraan listrik.

Dilansir Reuters, Sabtu, Ralph Brinkhaus, pemimpin blok parlemen konservatif CDU / CSU Kanselir Angela Merkel, mengatakan Musk puas dengan kemajuan aliansi Tesla dengan pengembang vaksin CureVac.

Di sela-sela konferensi blok parlemen di Berlin, Musk juga bertemu dengan Menteri Ekonomi Peter Altmaier, Menteri Kesehatan Jens Spahn dan Menteri Riset Anja Karliczek.

Baca juga: Tesla pilih Texas untuk bangun pabrik Cybertruck baru

Baca juga: Tesla akan bangun pabrik perakitan keduanya di Texas


Tesla membantu membuat printer molekul seluler untuk membuat vaksin potensial COVID-19 yang sedang dikembangkan oleh CureVac.

November lalu, pembuat mobil listrik AS mengumumkan rencana untuk membangun Gigafactory di Gruenheide di negara bagian timur Brandenburg yang mengelilingi Berlin.

Musk memeriksa kemajuan proyek itu, bertemu sebelumnya dengan Perdana Menteri Negara Bagian Brandenburg Dietmar Woidke.

“Itu adalah percakapan yang sangat menyenangkan dan fokus. Elon Musk mengetahui semua detail dari Gruenheide Gigafactory,” kata Woidke dalam sebuah pernyataan.

Di Jerman, Musk juga menyempatkan waktu untuk bertemu dengan Kepala Eksekutif Volkswagen Herbert Diess, untuk kunjungan kehormatan di mana Musk melakukan test drive di mobil listrik baru Volkswagen pada Jumat (5/9).

Seorang juru bicara Volkswagen menolak berkomentar tentang pertemuan tersebut. Seorang juru bicara Tesla tidak dapat dihubungi untuk memberikan komentar.

Baca juga: Elon Musk ungkap pabrik Tesla Nevada jadi sasaran serangan siber

Baca juga: Mobil Tesla segera dilengkapi pemutar musik dari speaker eksternal

Baca juga: Tesla klaim permintaan kendaraan listrik meningkat selama pandemi

Pewarta : Arnidhya Nur Zhafira
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar