BI DKI Jakarta gelar Festival Kreasi dan Seni dukung UMKM

id bank indonesia, bi provinisi dki jakarta, umkm, fksj, umkm seni, seni,Pameran UMKM,Pasar Seni Ancol,Digitalisasi UMKM

Sejumlah perajin menyelesaikan pembuatan batik di industri rumahan di Rusun Marunda, Jakarta, Selasa (14/7/2020). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/hp.

Jakarta (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Kreasi dan Seni Jakarta (FKSJ) yang sebagian besar secara virtual untuk mendukung Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bidang seni dan industri pariwisata agar mulai bangkit di tengah pandemi COVID-19.

"Tema dari FKSJ tersebut adalah Kolaborasi Mendukung Ekonomi Kreatif Jakarta. Pelaksanaan FKSJ merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah 'Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia' (Gernas BBI) bagi produk UMKM dan pelaku usaha di pasar seni," kata Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Hamid Ponco Wibowo dalam keterangan tertulisnya, Rabu.

UMKM dan pelaku pasar seni merupakan para pelaku di sektor riil yang terkena dampak pandemi dan belum banyak memperoleh dukungan

Berdasarkan survei Bank Indonesia terhadap pelaku UMKM di Indonesia, UMKM yang terkena dampak terbesar dari pandemi COVID-19 adalah UMKM kerajinan yang terkait wisata serta UMKM ekspor.

Hal ini disebabkan penundaan ataupun pembatalan pesanan, pembatalan acara, terhambatnya ekspor serta turunnya kunjungan wisatawan secara signifikan.

Baca juga: Optimalisasi kredit UMKM solusi pulihkan ekonomi Jakarta dari pandemi
Baca juga: DKI gandeng perusahaan rintisan dorong UMKM jualan secara daring

Karena itu FKSJ digelar untuk kembali menumbuhkan semangat para pelaku UMKM bangkit di tengah pandemi COVID-19 yang masih berlangsung di Ibu Kota.

FKSJ juga dilaksanakan secara fisik di Pasar Seni Ancol. Acara yang digelar pada 11-13 September itu dapat diikuti oleh seluruh UMKM yang ada di Jakarta.

Peserta UMKM yang mengikuti kegiatan ini tidak terbatas dari UMKM di Pasar Seni Ancol, tapi juga UMKM dari berbagai jenis usaha dari Binaan Bank Indonesia, Dekranasda, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan beberapa pihak lainnya.

"Mengingat upaya mendorong ekonomi memerlukan sinergi dan kolaborasi dari semua pihak," kata Hamid.

Dalam FKSJ, BI merencanakan beberapa kegiatan di antaranya talkshow, pertunjukan UMKM dan peragaan busana, business matching, kurasi UMKM, perlombaan, pertunjukan seni dan hiburan serta implementasi QRIS dalam mendukung upaya tercapainya digitalisasi UMKM.
Baca juga: Mewujudkan iklim berusaha yang longgar bagi UMKM


Pewarta : Livia Kristianti
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar