GTPP Denpasar catat 43 pasien sembuh dari COVID-19

id Pemkot Denpasar, Pasisen Sembuh meningkat, COVID-19,kabar baik,berita baik,sembuh dari covid

Jubir Tim GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. (ANTARA/ I Komang Suparta/Ist/2020)

Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Bali, mencatat adanya penambahan pasien sembuh COVID-19 sebanyak 43 orang dari 209 pasien dirawat di rumah sakit.

"Penambahan signifikan kasus sembuh tercatat pada hari ini sebanyak 43 pasien. Sudah menunjukkan angka peningkatan kesembuhan dari COVID-19 di Kota Denpasar," kata Juru Bicara Tim GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Kamis.

Ia mengatakan meskipun kesembuhan dari pasien positif COVID-19 meningkat, namun masyarakat diharapkan mematuhi aturan dan selalu mengikuti protokol kesehatan.

Baca juga: BIN dukung pertumbuhan pariwisata Bali yang aman berdasarkan prokes

"Memang tim kami mencatat ada penambahan kasus pasien sembuh, tapi kita tak memungkiri juga ada kasus baru positif COVID-19, karena kami terus melakukan penelusuran ke masyarakat, termasuk juga melakukan tes cepat," ujarnya.

Ia mengatakan 19 orang kasus positif COVID-19 tersebar di 8 desa dan kelurahan, yakni Desa Dangin Puri Kaja mencatatkan penambahan tertinggi dengan enam kasus positif, disusul Kelurahan Panjer dan Kelurahan Pemecutan yang mencatatkan tiga kasus positif.

Baca juga: GTPP Bali: Kota Denpasar tingkat kesembuhan COVID-19 tertinggi

Selanjutnya, kata dia, di Kelurahan Padangsambian dan Kelurahan Sesetan mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing sebanyak dua orang. Sedangkan Desa Ubung Kaja, Desa Tegal Kertha, dan Desa Dangin Puri Kangin mencatatkan penambahan kasus positif masing-masing satu orang. Sementara itu, sebanyak 35 desa/kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

"Mari bersama sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster yakni klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini mengingat arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, di samping juga ada klaster upacara keagamaan," ujar Dewa Rai.

Baca juga: Wagub Bali: Lonjakan COVID-19 karena penularan di keluarga dan upacara

Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan COVID-19. "Hindari kerumunan, selalu gunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas," kata Dewa Rai.

Secara akumulatif kasus positif tercatat sebanyak 1.928 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 1.689 orang (87,60 persen), meninggal dunia sebanyak 30 orang (1,56 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 209 orang (10,84 persen).

Baca juga: Jawa-Bali sumbang 64,26 persen kasus COVID-19, sebut Satgas COVID-19

 

Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar