Kapal kargo terbakar di perairan Buton Selatan empat awaknya hilang

id Sar bakar,Kapal kargo terbakar,Kapal kargo terbakar di perairan Buton Selatan,Kapal kargo terbakar empat awaknya hilang,KM Yuliner terbakar,KM Yuliner

Kapal kargo terbakar di perairan Buton Selatan empat awaknya hilang

Pencarian korban KM Yuliner yang terbakar di perairan Talaga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Foto: ANTARA/sarjono-Humas Basarnas)

Kendari (ANTARA) - Kapal kargo bermuatan semen mengalami kecelakaan terbakar di perairan Talaga, Kecamatan Siompu, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara yang mengakibatkan empat orang awak kapal hilang, sementara satu orang dilaporkan meninggal dunia dan satu orang selamat.

Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Kendari, Wahyudi di Kendari, Selasa mengatakan, informasi KM Yuliner mengalami musibah terbakar diterima kantor Basarnas Selasa (15/9) pukul 13:48 Wita.

"Berdasarkan informasi tersebut, maka pukul 14.00 Wita tim rescue pos SAR Baubau diberangkatkan dengan menggunakan armada rubber boat 210 menuju lokasi kecelakaan untuk memberikan bantuan," kata Wahyudi.

Personel Basarnas Baubau persiapan mencari korban KM Yuliner yang terbakar di perairan Talaga, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Foto: ANTARA/sarjono-Humas Basarnas)

Personel penolong menempuh jarak sekitar 19 Nautical Mile dari dermaga Pelabuhan Murhum, Kota Baubau.

KM Yuliner bertonase 97 GT mengalami musibah terbakar dalam pelayaran dari Pangkajene Kepulauan (Sulsel) tujuan Pulau Binongko, Kabupaten Wakatobi.

Dalam musibah tersebut, dilaporkan 4 orang awak kapal hilang, sementara dilaporkan satu orang meninggal dunia dan satu orang selamat, dua orang masih dalam pencarian.

Kontak terakhir dengan pemilik kapal hari Sabtu tanggal 12 September 2020 dini hari.

Baca juga: Kapal kargo terbakar di Tanjung Perak
Baca juga: Kapal Kargo Terbakar di Priok
Baca juga: Kapal Kargo MV Bayu Prima dari Surabaya Terbakar di Batam
Baca juga: Kapal kargo Kamboja terbakar di Jepang


Pewarta : Sarjono
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar