Saham Tokyo dibuka melemah karena apresiasi yen tekan eksportir

id saham Tokyo,indeks Nikkei

Ilustrasi: Perempuan berkimono melintas di depan papan elektronik yang menunjukkan pergerakan turun Indeks Nikkei, Bursa Saham Tokyo, Jepang (14/5/2019). ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-hoon/aa.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka lebih rendah pada perdagangan Rabu pagi, karena kenaikan yen terhadap dolar AS menekan saham-saham yang secara luas memiliki eksposur ke pasar luar negeri seperti para eksportir, setelah sehari sebelumnya dilanda aksi ambil untung,

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 47,43 poin atau 0,20 persen, dari penutupan Selasa (15/9/2020), menjadi diperdagangkan di 23.407,46 poin. Sehari sebelumnya, Nikkei 225 merosot 104,41 poin atau 0,44 persen menjadi 23.454,89 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 2,54 poin atau 0,15 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.638,30 poin. Indeks Topix merosot 10,26 poin atau 0,62 persen menjadi 1.640,84 poin pada penutupan perdagangan Selasa (15/9/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan angkutan udara, produk karet, dan alat angkut mencatat kerugian paling banyak pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup lebih rendah karena aksi ambil untung

Baca juga: Saham Tokyo dibuka lebih rendah karena aksi ambil untung investor

Baca juga: Saham Tokyo menguat, ditopang kenaikan saham SoftBank Group

Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar