Satgas COVID-19: DKI Jakarta jadi perhatian nasional

id Wiku adisasmito, covid-19, covid dki jakarta

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof. Wiku Adisasmito, dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa (15/9/2020). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Rusman/am.

Jakarta (ANTARA) - Juru bicara Satgas penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan Provinsi DKI Jakarta menjadi perhatian nasional lantaran masuk menjadi provinsi peringkat pertama nasional jumlah kasus COVID-19 tertinggi.

"DKI Jakarta adalah peringkat kedua nasional kenaikan kasus tertinggi. Berikutnya merupakan peringkat pertama nasional jumlah kasus tertinggi. Ini menjadi perhatian nasional," kata Wiku dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Kamis.

Wiku mengatakan tidak ada kota yang berzona kuning maupun hijau di DKI Jakarta. Satgas penanganan COVID-19 meminta kinerja DKI Jakarta diperbaiki.

Selain DKI Jakarta, Wiku juga mencermati tidak adanya kabupaten/kota dengan zona hijau di Jawa Barat.

Baca juga: Langgar protokol kesehatan PSBB Jakarta, 23 restoran disegel
Baca juga: Satgas PSBB Jakarta tindak 9.734 pelanggar protokol kesehatan


Menurut dia, lima kabupaten/kota penyumbang kasus tertinggi di Jawa Barat seluruhnya merupakan kabupaten/kota penyangga DKI Jakarta, yakni Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Depok.

"Di Jawa Barat tidak ada kabupaten/kota berzona hijau dan kenaikan kasus positif 9,3 persen selama seminggu terakhir. Ini perlu menjadi perhatian agar kondisi daerah yang menempel di DKI Jakarta dapat diturunkan kasusnya agar memperbaiki kinerja Provinsi Jawa Barat," jelas Wiku.

Baca juga: Positif COVID-19 di Indonesia bertambah 3.963, sembuh 3.036 orang
Baca juga: Dokter paru: Pasien COVID-19 rentan terkena happy hypoxia

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar