Kamis ini 79 pasien positif COVID-19 di Tanjungpinang sembuh

id Puluhan pasien di Tanjungpinang, sembuh dari COVID 19

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam (Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, mencatat 79 pasien sembuh dari COVID-19 setelah dirawat dan menjalani karantina terpadu maupun isolasi mandiri.

Kepala Dinas Kesehatan Tanjungpinang Rustam di Tanjungpinang, Kamis, mengatakan total jumlah pasien positif COVID-19 yang sudah sembuh sebanyak 251 orang.

"Sebanyak 79 pasien yang sembuh hari ini terdiri dari 39 orang laki-laki, 33 orang perempuan dan tiga orang anak-anak," ujarnya.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 Tanjungpinang bertambah tujuh orang

Sementara total jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang sebanyak 274 orang. Sebanyak tujuh pasien meninggal dunia.

"Jumlah kasus aktif di Tanjungpinang tinggal 16 orang," katanya.

Dari total jumlah pasien COVID-19 di Tanjungpinang, sebanyak 72 orang pasien memiliki gejala, sementara pasien yang tidak memiliki gejala 202 orang.

"Sebanyak 69 orang tertular COVID-19 setelah melakukan perjalanan keluar daerah, sedangkan 190 orang tertular karena kontak erat dengan pasien COVID-19. Sisanya, tidak pernah kontak erat dan tidak memiliki riwayat perjalanan keluar daerah," ucapnya.

Baca juga: Banyak nakes positif COVID-19, rumah sakit di Kepri diminta waspada

Baca juga: Dinkes Tanjungpinang: Kasus COVID-19 mulai landai


Ia mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru. Protokol kesehatan harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tidak tinggal serumah, teman rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama.

"Adapun protokol kesehatan yang senantiasa harus dilakukan adalah memakai masker, menjaga jarak (tidak bersalaman) dan mencuci tangan dengan sabun sesering mungkin," ucapnya.

Baca juga: Seorang pengusaha di Tanjungpinang tertular COVID-19

Pewarta : Nikolas Panama
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar