Polres Kupang lakukan penyemprotan disinfektan cegah COVID-19

id ntt,kupang

Sejumlah petugas dari Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly Kupang, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Mapolres Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (18/9/2020). (Antara/HO- istimewa)

Kupang (ANTARA) - Petugas kesehatan dari Rumah Sakit Bhayangkara (RSB) Titus Uly, Nusa Tenggara Timur, melakukan penyemprotan disinfektan di Polres Kupang guna mencegah penyebaran COVID-19 setelah Kapolres Kupang, AKPB Aldinan RJH Manuru terpapar COVID-19.

"Beberapa petugas dari Rumah Sakit Bhayangkara Kupang telah melakukan penyemprotan cairan disinfektan di Mako Polres Kupang," kata Perwira Urusan Hubungan Masyarakat (Paur Humas) Polres Kupang, Aipda Randy Hidayat ketika dihubungi ANTARA di Kupang, Jumat.

Randy mengatakan hal itu terkait antisipasi penyebaran COVID-19 di lingkungan Polres Kupang.

Ia mengatakan penyemprotan cairan disinfektan dilakukan pada Kamis (17/9/2020) pada ruangan pelayanan SKCK, sidik jari, ruangan video conference, gereja, musola, aula Bhayangkari dan di sekitar Mako Polres Kupang.

Baca juga: Polres Kupang lakukan penyemprotan disinfektan cegah COVID-19

Baca juga: Rumah jabatan Bupati Ende jadi tempat perawatan pasien COVID-19


"Penyemprotan cairan disinfektan ini untuk mencegah terjadinya penyebaran virus corona baru atau COVID-19, sehingga anggota Kepolisian Polres Kupang bisa bekerja dengan tenang dan nyaman," ujarnya.

Randy mengatakan kendati Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung sedang menjalani karantina namun aktitas pelayanan bagi masyarakat di Polres Kupang tetap berlangsung normal.

Dikatakannya, sejumlah anggota Polres Kupang yang kontak erat dengan Kapolres Kupang telah menjalani uji usap atau usap (swab) oleh tim medis dari Puskesmas Oesao.

Selain terhadap sejumlah anggota Polres, uji usap juga dilakukan terhadap sejumlah anggota keluarga Kapolres Kupang, AKBP Aldinan RJH Manurung.*

Baca juga: Empat pasien COVID-19 di NTT dinyatakan sembuh

Baca juga: Pasien COVID-19 di NTT tembus 313 orang

Pewarta : Benediktus Sridin Sulu Jahang
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar