Hasil tes terakhir istri Wako Pontianak negatif COVID-19

id covid-19,kota pontianak,istri wako pontianak

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan bahwa kondisi istrinya, Yanieta Arbiastutie, saat ini sudah dinyatakan negatif dari COVID-19, berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan Ahad malam (20/9) terhadap istri termasuk dirinya sekeluarga. dok.pri

Pontianak (ANTARA) - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan bahwa kondisi istrinya, Yanieta Arbiastutie, saat ini sudah dinyatakan negatif COVID-19, berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan Ahad malam (20/9).

"Alhamdulillah hasil usap (swab) PCR istri saya negatif. Dalam dua hari ke depan akan tes usap ulang," kata Edi Rusdi Kamtono usai membuka rapat koordinasi evaluasi Tim Gugus Tugas COVID-19 di Pontianak, Rabu.

Sebelumnya, Yanieta Arbiastutie Kamtono terkonfirmasi positif COVID-19, hal itu sebagaimana pemeriksaan tes usap yang dilakukan Kamis (17/9) dan hasilnya keluar pada Sabtu (19/9) malam. Yanieta dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19 tanpa gejala.

Saat ini, Yanieta dalam kondisi sehat dan masih menjalani isolasi mandiri di rumah pribadi. Selama isolasi mandiri, Ketua TP-PKK dan Dekranasda Kota Pontianak rutin setiap pagi melakukan olahraga treadmill di rumah, selain itu, ibu dari tiga anak ini juga beres-beres rumah.

Baca juga: Wali Kota Pontianak nyatakan istrinya dalam keadaan sehat

Baca juga: Wali Kota Pontianak sebut istri aktif bergiat hingga tertular COVID-19


"Jadi selama isolasi mandiri, istri saya mengisi aktivitasnya dengan berolahraga dan beres-beres rumah karena sudah cukup lama juga ditinggalkan kosong," kata Edi.

Dia mengimbau masyarakat untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Tak kalah pentingnya, menjaga imunitas tubuh dan rutin berolahraga.

Diakuinya, dirinya berusaha menjaga imunitas tubuh dengan berolahraga, apalagi aktivitas kesehariannya cukup padat dan sering bertemu dengan masyarakat. "Oleh sebab itu pentingnya menjaga imunitas tubuh, cukup istirahat, makanan bergizi dan olahraga," ujarnya.

Edi menilai munculnya kluster di kalangan keluarga memang tidak bisa dihindari, sebab mungkin saja anggota keluarga yang beraktivitas di luar rumah, ketika kembali ke rumah membawa virus.

Untuk itu, ia mengingatkan pentingnya mencegah terbawanya virus ke rumah, salah satunya langsung mandi dan ganti pakaian ketika tiba di rumah sepulang dari beraktivitas di luar. "Ketika keluar rumah, jangan lupa mengenakan masker dan berbekal hand sanitizer," katanya.*

Baca juga: Dinkes: Istri Wali Kota Pontianak terkonfirmasi COVID-19 tanpa gejala

Baca juga: Penumpang positif COVID, Citilink kaji setop rute Jakarta-Pontianak

Pewarta : Andilala
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar