XL salurkan 500.000 paket internet gratis pelajar madrasah di Jabar

id XL Axiata, paket internet gratis, pelajar madrasah, pembelajaran jarak jauh

XL salurkan 500.000 paket internet gratis pelajar madrasah di Jabar

PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menyalurkan hingga 500 ribu paket internet untuk dimanfaatkan para pelajar madrasah di Jabar dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).   (Dok Humas XL Axiata)

Bandung (ANTARA) - PT XL Axiata Tbk bekerja sama dengan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat menyalurkan hingga 500 ribu paket internet untuk para pelajar madrasah di Jabar dalam mengikuti pembelajaran jarak jauh (PJJ).

Penyerahan terus dilakukan secara bertahap sejak pertengahan September 2020 di berbagai daerah di Jawa Barat seperti Bandung, Purwakarta, Cirebon, Subang dan Garut.

Group Head Central Region XL Axiata, Rd. Sofia Purbayanti di Bandung, Kamis, mengatakan XL Axiata terus berupaya mendukung pemerintah dalam upaya membantu pelaksanaan PJJ, terutama dengan memberikan solusi atas problem masyarakat dalam mendapatkan kuota data.

Baca juga: Telkomsel perkuat program belajar jarak jauh di Kemenag

"Semoga dukungan ini bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh pelajar dan guru madrasah yang ada di Jawa Barat. Kami juga memastikan kualitas layanan data dan internet tetap maksimal demi kelancaran PJJ," kata dia.

Sofia menambahkan pada setiap paket, para pelajar dan guru mendapatkan kartu dan kuota data sebesar 30GB yang bisa mereka manfaatkan selama dua bulan sejak diaktifkan.

Adapun mekanisme penyaluran paket kuota data gratis ini hingga ke tangan siswa dan para guru akan dilakukan oleh tiap sekolah berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag di masing-masing provinsi.

Baca juga: Kemenag gandeng lima operator dukung PJJ siswa madrasah

"Penyaluran donasi ini akan dilakukan dengan memprioritaskan pelajar kurang mampu yang membutuhkan akses internet untuk kegiatan belajar daring," kata dia.

Kuota ini bisa dimanfaatkan untuk akses aplikasi-aplikasi yang biasa digunakan oleh guru untuk mengirimkan bahan pelajaran atau tugas selama PJJ, yaitu Microsoft Teams, Zoom, Google Meet, Google Hangout, serta Google Classroom.

Baca juga: Perpaduan perpustakaan dan sekolah wujudkan kemandirian belajar

Selain itu, dengan kuota gratis tersebut para pelajar madrasah juga bisa memakainya untuk mengakses bahan pendukung pelajaran yang ada di aplikasi e-learning madrasah, Udemy, Ruang Guru, Zenius dan Sekolahmu.

Kuota itu pun juga bisa mereka gunakan untuk mendapatkan materi belajar yang tersedia di Madrasah Berbagi yang ada di website https://elearning.kemenag.go.id/madrasahberbagi, Rumah Belajar Kemendikbud yang ada di website https://belajar.kemendikbud.go.id dan Spada Indonesia.

Baca juga: Kemendikbud: Eksistensi batik meluas karena bernilai universal

Pewarta : Ajat Sudrajat
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar