GTPP Denpasar mencatat 26 pasien COVID-19 sembuh

id Pemkot Denpasar, Kasus Covid-19, Pasien sembuh COVID-19,sembuh,haji,pembatalan haji,ibadah haji,pembatalan ibadah haji

Juru Bicara GTPP COVID-19 Denpasar, I Dewa Gede Rai. (ANTARA/ I Komang Suparta/Ist/2020)

Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Bali mencatat sebanyak 26 pasien sembuh yang tersebar di empat kecamatan wilayah tersebut.

Juru Bicara GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Selasa, menyebutkan hari ini tim mendata pasien yang sembuh akibat COVID-19 sebanyak 26 orang dari jumlah pasien yang dirawat 254 pasien.

"Memang pasien sembuh dari COVID-19 ada peningkatan. Namun dari data per hari bertambah sebanyak 33 orang yang tersebar di 16 wilayah desa dan kelurahan," ujarnya.

Baca juga: Pemkot Madiun catat tingkat kesembuhan COVID-19 capai 84,67 persen

Dewa Rai yang juga Kabag Humas dan Protokol Kota Denpasar mengajak seluruh masyarakat selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan karena kasus COVID-19 masih terjadi penularan kembali.

Ia merinci bahwa 16 desa dan kelurahan yang mencatatkan penambahan kasus positif, yakni Kelurahan Penatih mencatat penambahan kasus tertinggi dengan empat kasus positif baru. Disusul Desa Kesiman Petilan, Desa Sanur Kauh dan Kelurahan Sanur yang mencatat penambahan kasus positif sebanyak tiga orang.

Sedangkan Desa Kesiman Kertalangu, Desa Pemogan, Desa Padangsambian Kaja, Kelurahan Tonja, Kelurahan Padangsambian, Desa Sumerta Kelod, Desa Dangin Puri Kangin dan Kelurahan Renon mencatat penambahan kasus masing-masing dua orang.

Begitu juga empat desa/kelurahan mencatatkan penambah masing-masing sebanyak satu orang, yakni Kelurahan Kesiman, Kelurahan Pemecutan, Kelurahan Sumerta dan Desa Dangin Puri Kaja. Sementara 27 desa dan kelurahan tidak mencatatkan penambahan kasus positif baru.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Bantul bertambah 15 jadi 643 orang

Untuk pasien meninggal dunia, Dewa Rai menjelaskan bahwa pasien pertama diketahui berdomisili di Kelurahan Pemecutan, pasien berjenis kelamin laki-laki berusia 77 tahun. Pasien dinyatakan positif COVID-19 pada 26 September 2020 dan dinyatakan meninggal dunia pada 4 Oktober 2020 dengan penyakit bawaan atau Komorbid Diabetes Militus.

Dikatakan Dewa Rai, angka kasus positif COVID-19 di Kota Denpasar dalam sepekan ini terjadi peningkatan penularan virus corona klaster keluarga mendominasi pola penyebaran baru.

"Karena itu kami berharap kewaspadaan dan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan di masyarakat, mulai dari cuci tangan, menggunakan masker dan jaga jarak tetap ditingkatkan.

Ia mengajak warga bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah, mengingat dua klaster keluarga dan perjalanan dalam daerah masih mendominasi, hal ini karena arus mobilitas di Denpasar sangat tinggi, disamping juga ada klaster upacara keagamaan dan klaster perkantoran.

Terkait upaya menekan angka kematian akibat COVID-19, Dewa Rai mengatakan bahwa GTPP mengimbau kepada masyarakat yang memiliki penyakit bawaan atau yang berada pada usia rentan untuk lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Secara akumulatif kasus positif tercatat sebanyak 2.625 kasus, jumlah pasien sembuh di Kota Denpasar mencapai 2.316 orang (88,23 persen), meninggal dunia sebanyak 55 orang (2,09 persen), dan yang masih dalam perawatan sebanyak 254 orang (9,68 persen )

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di DKI Jakarta naik jadi 81,8 persen
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di DIY bertambah 40 menjadi 2.163 orang
Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Kepri bertambah 36 orang

Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar