Jepang segera longgarkan aturan karantina untuk pebisnis

id jepang,karantina mandiri,covid-19

Jepang segera longgarkan aturan karantina untuk pebisnis

Peron Tokaido Shinkansen dipenuhi oleh wisatawan di Stasiun JR Tokyo, Kamis (1/10/2020). Banyak warga yang terlihat memakai masker. Tokyo berpartisipasi dalam kampanye "Go To Travel" pemerintah Jepang. Kampanye "Go To Travel" adalah sebuah sistem dimana pemerintah Jepang mensubsidi setengah dari harga perjalanan maksimal untuk meningkatkan penuruan industri travel yang disebabkan oleh penyakit virus korona (COVID-19). REUTERS/Takehiko Suzuki/The Yomiuri Shimbun/nz/cfo (Takehiko Suzuki / The Yomiuri Sh/Takehiko Suzuki)

Tokyo (ANTARA) - Jepang akan melonggarkan aturan karantina mandiri dua pekan untuk sebagian pelaku bisnis yang berpergian ke luar negeri, seiring dengan upaya merevitalisasi ekonomi yang terpukul akibat larangan perjalanan terkait pandemi COVID-19, demikian laporan Nikkei, Rabu.

Aturan itu akan berlaku bagi warga Jepang yang baru kembali dari luar negeri dan para pemegang visa jangka panjang--sebagian orang yang dikecualikan dalam persyaratan karantina mandiri, tergantung pada kapasitas pengujian di bandara.

Itu berarti, akan ada jumlah tertentu yang dapat masuk dalam pengecualian, namun belum ada keterangan lebih lanjut mengenai angka pastinya.

Warga yang bebas aturan karantina harus menyerahkan catatan perjalanan dan hasil tes PCR yang negatif dalam kedatangannya, serta tidak akan diizinkan menggunakan transportasi umum setelah kepulangan mereka.

Sebelumnya, Jepang telah melonggarkan aturan larangan perjalanan dua arah dengan negara-negara tertentu, seperti Korea Selatan dan Vietnam, sementara baru memberikan izin masuk untuk penduduk jangka panjang dari semua negara mulai Oktober.

Sumber: Reuters

Baca juga: Aktris Jepang Suzu Hirose terinfeksi virus corona
Baca juga: AstraZeneca lanjutkan uji coba vaksin di Jepang

Pewarta : Suwanti
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar