1.401 pasien COVID-19 masih dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran

id rsd wisma atlet,wisma atlet kemayoran,penanganan pasien covid,penanggulangan covid

Arsip Foto. Seorang tenaga kesehatan berjalan di area Rumah Sakit Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Rabu (16/9/2020). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/foc.

Jakarta (ANTARA) - Jumlah pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang yang masih menjalani perawatan di Tower 6 dan Tower 7 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta, pada Minggu tercatat 1.401 orang, berkurang sembilan dari hari sebelumnya.

"Pasien rawat inap 1.401 orang, semula 1.410 orang, berkurang sembilan orang," kata Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Kolonel Marinir Aris Mudian dalam siaran pers komando gabungan.  

Ia memerinci, pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di RSD Wisma Atlet Kemayoran terdiri atas 695 pria dan 706 perempuan.

Sementara itu, jumlah pasien COVID-19 yang menggunakan flat isolasi mandiri di Tower 4 dan Tower 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran pada Minggu bertambah 12 orang dari hari sebelumnya menjadi total 1.483 orang, yang terdiri atas 882 pria dan 601 perempuan.

Pemerintah sejak 23 Maret 2020 menggunakan Tower 6 dan Tower 7 Wisma Atlet Kemayoran sebagai tempat perawatan pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Sedangkan Tower 4 dan 5 Wisma Atlet Kemayoran sejak September 2020 difungsikan sebagai fasilitas isolasi mandiri bagi pasien COVID-19 tanpa gejala yang tidak punya tempat untuk melakukan karantina mandiri.

Sejak dioperasikan 23 Maret 2020, RSD Wisma Atlet Kemayoran tercatat telah melayani 20.649 orang yang membutuhkan perawatan karena mengalami gejala COVID-19.

Jumlah pasien RSD Wisma Atlet Kemayoran yang sudah dinyatakan sembuh total 18.895 orang dan jumlah pasien yang meninggal dunia saat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan tersebut sejak 23 Maret 2020 tercatat tujuh orang.

Baca juga:
Pasien COVID-19 di Wisma Atlet turun signifikan
Isolasi di hotel diharapkan kurangi beban Wisma Atlet

Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar