Kemarin, PSBB Transisi hingga tersangka kericuhan Jakarta

id Rangkuman berita, Metro, Jakarta,TMII,Ancol,Ciptaker,Omnibus law,Polda Metro Jaya

Kemarin, PSBB Transisi hingga tersangka kericuhan Jakarta

Polda Metro Jaya-Kodam Jaya menggelar apel pengamanan unjuk rasa di lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (12/10). ANTARA/HO-Polda Metro Jaya 

Jakarta (ANTARA) - Beragam peristiwa di wilayah Jakarta terjadi pada Senin (12/10), mulai dari pelaksanaan PSBB Transisi, operasional bioskop hingga 
penetapan tersangka kericuhan.

Berikut rangkuman berita metropolitan yang disajikan oleh LKBN ANTARA.

1. PSBB transisi, TMII batasi pengunjung di bawah 20.000 orang

Pengelola kawasan wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII) berupaya membatasi tingkat kunjungan wisatawan hingga di bawah 20 ribu selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi di Jakarta.

Selengkapnya bisa dibaca di sini

2. Disparekraf DKI minta bioskop ajukan usulan operasi apabila ingin buka

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta Bambang Ismadi minta kepada pengelola bioskop untuk mengajukan usulan beroperasi apabila ingin buka selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

3. Polda Metro tetapkan 54 tersangka ricuh dalam demo tolak Omnibus Law

Polda Metro Jaya telah menetapkan 54 orang sebagai tersangka kericuhan dalam unjuk rasa menolak Omnibus Law Cipta Kerja yang berujung dengan perusakan fasilitas umum pada Kamis (8/10).

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

4. 2.458 pengunjung masuki Ancol saat pembukaan PSBB transisi

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol mencatat sebanyak 2.458 pengunjung memasuki kawasan wisata dan wahana rekreasi yang dibuka pada Senin (12/10).

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

5. 1.000 karung lumpur diangkat dari Kali Cakung Lama

Sebanyak 1.000 karung lumpur diangkut dari Kali Cakung Lama saat kegiatan gerebek lumpur di Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, Senin.

Berita selengkapnya bisa dibaca di sini

Pewarta : Andi Firdaus
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar