BKPM ajak investor nasional dan lokal kerja sama

id BKPM RI, DPMPTSP se Sulsel, DPMPTSP Sulsel

BKPM ajak investor nasional dan lokal kerja sama

Pemukulan gendang oleh Menpan RB, Tjahjo Kumolo bersama Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah didampingi Forkopimda Sulsel menandakan pembukaan Koordinasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten/kota se Sulsel di Hotel Claro Makassar, Rabu (14/10/2020). ANTARA/Nur Suhra Wardyah/am.

Makassar (ANTARA) - Deputi Bidang Pelayanan Penanaman Modal Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Achmad Idrus mengajak investor nasional bekerja sama dengan investor lokal sehingga menciptakan partner usaha saat menanam modal di Sulsel.

Ini disampaikan saat mengikuti Rapat Koordinasi Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten/kota se-Sulsel di Hotel Claro Makassar, Rabu.

"Kalau ada investor datang dari Jakarta atau dari luar mestinya partner dari pengusaha lokal, sehingga jangan sampai ada kasus-kasus sosial antara pengusaha nasional dengan lokal, itu sangat penting," kata Achmad Idrus saat Mewakili Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI.

Dalam memberikan kenyamanan terhadap investor, kata Achmad, sangat diperlukan fasilitas infrastruktur yang mendukung. Seperti pelabuhan, bandara dan jalan, ini semua dipastikan akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor.

Sehingga diharapkan sinergi investor nasional bukan hanya pada tingkat Provinsi Sulsel saja, namun harus diperluas hingga kabupaten kota se-Sulsel.

"Penyebaran investasi yang melebar sampai ke kabupaten kota. Ini harus diketahui. Kesan mempersulit investor harus kita hilangkan mulai dari Makassar, mulai dari Sulawesi Selatan, agar investor dari luar juga merasa nyaman ketika menanam modal di daerah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas PTSP Sulsel, Jayadi Nas mengatakan maksud dan tujuan rapat koordinasi PTSP kabupaten kota se-Sulsel, bertujuan untuk penyamaan persepsi serta menjalin sinergitas antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi dan kabupaten kota.

"Pertama, peningkatan dan percepatan pelayanan perizinan dengan sistem digital, dalam mendorong digitalisasi pelayanan di Sulsel," ungkapnya.

Menurut dia, saat ini hampir semua pelayanan dilakukan secara digital. Hal tersebut dilakukan untuk memberikan kemudahan terhadap investor, baik domestik maupun internasional.

"Ini semua berkat dorongan dari Bapak Gubernur Sulsel, sehingga praktis semua pelayanan di PTSP Sulsel telah berlangsung secara digital," katanya.

Baca juga: BKPM: Sulawesi Selatan penggerak ekonomi Indonesia bagian timur
Baca juga: Kepala BKPM: tidak ada izin daerah ditarik ke pusat

Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar