120 pasien COVID-19 di Palangka Raya masih jalani perawatan

id murni d djinu,palangka raya,covid-19

Dokumentasi. Warga Palangka Raya mengikuti tes cepat untuk mendeteksi paparan COVID-19 (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah Murni D Djinu mengatakan sebanyak 120 pasien COVID-19 di Palangka Raya masih menjalani perawatan.

"Saat ini masih ada sebanyak 120 warga Palangka Raya yang menjalani perawatan terkait COVID-19. Angka itu berada di 10,17 persen dari total kasus positif COVID-19," kata Murni di Palangka Raya, Jumat.

Sementara itu, akumulasi kasus positif COVID-19 di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah dari kasus pertama sampai saat ini berada di angka 1.180 kasus positif.

"Sementara jumlah pasien yang telah dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di Palangka Raya sampai saat ini mencapai 994 orang. Angka itu berada 84,24 persen dari total kasus," katanya.

Dari seluruh kasus COVID-19 yang ada juga tercatat jumlah kematian pasien sebanyak 66 orang. Sementara masyarakat yang berstatus suspek COVID-19 tercatat 561 orang.

Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang mencakup 32 kelurahan.

Bertambahnya kasus COVID-19 tersebut menurut Murni juga bentuk keberhasilan tim kesehatan dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Pemerintah Kota Palangka Raya pun mengajak masyarakat di wilayah "Kota Cantik" untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran COVID-19 yang tak kunjung usai.

"Selalu jaga jarak minimal satu hingga dua meter dan selalu gunakan masker. Rajinlah mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer. Hindari kerumunan dan selalu taati arahan dan anjuran pemerintah. Apalagi saat ini kita sudah masuk tahapan Pilkada, sehingga kita harus meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi," katanya.

Baca juga: 84,04 persen pasien COVID-19 di Palangka Raya dinyatakan sembuh

Baca juga: Wali Kota Palangka Raya dapat penghargaan "Covid Hero" dari ANTARA


Baca juga: Positif COVID-19 di Palangka Raya capai 1061 kasus

Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar