Realisasi anggaran padat karya tunai PEN di Papua capai Rp357,2 miliar

id padat karya Papua, pemulihan ekonomi nasional, dampak pandemi COVID-19

Realisasi anggaran padat karya tunai PEN di Papua capai Rp357,2 miliar

Dokumentasi - Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono (kiri) mengunjungi pembangunan jalan program padat karya tunai di Kampung Kokoda, Distrik Sorong Manoi, Sorong, Papua Barat Jumat (13/4/2018). FOTO/Yulius Satria Wijaya/aww/aa.

Jayapura (ANTARA) - Pemerintah telah merealisasikan pencairan anggaran sektor padat karya tunai untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN) sebagai dampak pandemi COVID-19 di Provinsi Papua hingga triwulan III 2020 mencapai sebesar Rp357,2 miliar.

Realisasi anggaran padat karya itu tersebar di tiga kementerian yakni Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, dan Kementerian Pertanian.

"Untuk program sektor padat karya yang telah dilaksanakan Kementerian PUPR, terealisasi Rp343,3 miliar atau 71,9 persen dari target Rp477,9 miliar, Kementerian Perhubungan sebesar Rp11,3 miliar atau 67,4 persen dari pagu sebesar Rp16,7 miliar dan Kementerian Pertanian realisasinya Rp2,6 miliar atau 36,7 persen dari pagu Rp7,2 miliar," ungkap Kepala Kanwil Direktorat Perbendaharaan Provinsi Papua Syaiful dalam keterangan tertulis, yang diterima di Jayapura, Papua, Minggu.

Baca juga: Realisasi PEN bertambah Rp13,5 triliun pada pekan pertama kuartal IV

Ia mengatakan dana PEN sektor padat karya di Provinsi Papua itu telah menyerap lapangan kerja untuk PUPR 5.762 orang, Kementerian Perhubungan 170 tenaga kerja, dan Kementerian Pertanian 9.960 orang tenaga kerja.

Untuk klaster sektor kementerian, lembaga, dan pemda, lanjutnya, hingga triwulan tiga 2020 telah terealisasi sebesar Rp82,5 miliar.

Sedangkan untuk realisasi pencairan dana subsidi gaji atau upah, menurut Syaiful, sampai 30 September 2020 jumlah peserta sebanyak 58.861 orang yang masing-masing Rp1,2 juta, sehingga keseluruhan yang telah tersalurkan sebesar Rp68,2 miliar.

Untuk klaster usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam bentuk bantuan produktif, lanjutnya, alokasi dana PEN terealisasi sebesar Rp33,2 miliar, yang disalurkan kepada 173.168 UMKM di Provinsi Papua.

Baca juga: Sebanyak 4.804 warga di Papua sembuh dari COVID-19
Baca juga: Airlangga: Program PEN diperkirakan capai 99-100 persen akhir tahun

Pewarta : Muhsidin
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar