Polisi sebut anak Amien Rais alami luka berat akibat kecelakaan

id Polda Jawa Barat, amien rais, hanafi rais, kecelakaan, luka berat

Polisi sebut anak Amien Rais alami luka berat akibat kecelakaan

Penampakan mobil Hanafi Rais yang mengalami kerusakan akibat kecelakaan di Tol Cipali. ANTARA/HO-Humas Polda Jawa Barat.

Bandung (ANTARA) -
Kabidhumas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Erdi A Chaniago mengatakan Ahmad Hanafi Rais, putra sulung Amien Rais, mengalami luka berat akibat  kecelakaan di ruas Jalan Tol Cikopo-Palimanan (Cipali) Kilometer 112, Kabupaten Subang, Minggu.

"Luka berat satu orang, atas nama Ahmad Hanafi Rais, alamat Kecamatan Kota Gede, Kota Yogyakarta," kata Erdi di Bandung.

Erdi belum menyampaikan apa luka berat yang diderita Hanafi Rais usai kecelakaan. Namun, ia memastikan Hanafi langsung dilarikan ke Rumah Sakit MH Thamrin, Kabupaten Purwakarta.

Selain Hanafi, Erdi menyampaikan seorang sopir bernama Ferdian Yudha Pratama, yang mengendarai mobil yang ditumpangi Hanafi Rais, mengalami luka ringan.
 
Baca juga: Polisi sebut putra Amien Rais terlibat kecelakaan di Tol Cipali

Diketahui insiden kecelakaan itu terjadi pada Minggu dini hari pukul 02.20 WIB. Kendaraan berjenis Toyota Alphard berwarna putih yang ditumpangi Hanafi Rais itu mengalami kecelakaan diduga akibat ditabrak dari arah belakang oleh kendaraan yang tak dikenal.

Akibat tabrakan itu, mobil Hanafi terpental hingga menabrak kendaraan pengangkut alat berat yang ada di depan. Kap depan serta kaca mobil Hanafi mengalai kerusakan yang cukup parah.

"Ironisnya kendaraan yang menabrak dan yang ditabrak malah melarikan diri. Akibat kecelakaan ini Hanafi Rais dan sopirnya terluka," kata Erdi.
 
Hingga kini, ia menyatakan polisi masih memburu mobil yang diduga menyebabkan Hanafi Rais dan sopirnya mengalami kecelakaan.

Baca juga: Pengamat nilai Amien Rais akan siapkan panggung untuk Hanafi

Baca juga: Upaya operator jalan tol tekan angka kecelakaan lalu lintas Tol Cipali

Baca juga: Polisi tangani kecelakaan di Tol Cipali akibatkan seorang tewas

Pewarta : Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar