Tingkatkan kapasitas pengajar PAUD, OKU-SEAMEO CECCEP jalin kerja sama

id Tingkatkan kualitas pendidikan PAUD, jalin kerjasama,SEAMEO CECCEP, Dinas Pendidikan, Pemkab OKU, Jawa Barat

Tingkatkan kapasitas pengajar PAUD, OKU-SEAMEO CECCEP jalin kerja sama

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten OKU, Sumsel Teddy Meilwansyah. (FOTO ANTARA/HO-Dinas Pendidikan OKU)

Baturaja, Sumsel (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan terus berupaya meningkatkan kapasitas tenaga pengajar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), di antaranya melalui kerja sama dengan Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan di Asia Tenggara yang memiliki misi mengembangkan dan fokus pada PAUD (SEAMEO CECCEP)

Kepala Dinas Pendidikan OKU Teddy Meilwansyah di Baturaja, Senin menjelaskan untuk menindaklanjuti kerja sama antara Pemkab OKU melalui Dinas Pendidikan setempat, kata dia, belum lama ini pihaknya mengunjungi Kantor Organisasi Menteri-Menteri Pendidikan di Asia Tenggara yang memiliki misi mengembangkan dan fokus pada PAUD (South East Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for Early Childhood Care Education and Parenting) itu di Provinsi Jawa Barat.

Kunjungan tersebut, kata dia,  guna memenuhi undangan dari pihak SEAMEO CECCEP untuk menindaklanjuti kerja sama di bidang peningkatan kapasitas tenaga pendidikan PAUD di Kabupaten OKU.

"Ke depannya akan dilakukan kerja sama nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak," katanya.

Melalui kerja sama tersebut, ia berharap dapat meningkatkan kemampuan tenaga pengajar jenjang PAUD dalam memberikan pendidikan yang berkualitas bagi anak didiknya.

"Kerja sama ini akan diperluas lagi guna memberikan pelatihan 'life skill' kepada anak-anak putus sekolah serta diklat kompetensi untuk guru kelas dan mata pelajaran jenjang SD dan SMP," demikian Teddy Meilwansyah.

Baca juga: Dana BOP PAUD dapat digunakan untuk pembiayaan honor pendidik pada BDR

Baca juga: Mendikbud tekankan pentingnya kualitas interaksi guru-murid di PAUD

Baca juga: Guru bingung, gedung PAUD harus dikosongkan karena kalah sengketa

Baca juga: FKUI didik 120 guru PAUD pola makan dan hidup bersih di Jakut


Pewarta : Edo Purmana
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar