Saham Tokyo ditutup tergelincir, Indeks Nikkei kehilangan 104,09 poin

id saham Tokyo,indeks Nikkei,indeks topix,bursa saham

Ilustrasi: Dua orang wanita melihat papan elektronik yang menunjukkan rata-rata Nikkei Jepang di luar broker di Tokyo, Jepang. ANTARA/REUTERS/Toru Hanai/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, di tengah kekhawatiran kesepakatan paket stimulus terkait Virus Corona untuk membantu mendukung ekonomi AS yang dilanda virus mungkin tidak tercapai sebelum pemilihan presiden 3 November.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) kehilangan 104,09 poin atau 0,44 persen, dari penutupan Senin (19/10/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.567,04 poin. Sehari sebelumnya, Indeks Nikkei 225 bertambah 260,50 poin atau 1,11 persen menjadi 23.671,13 poin.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka sedikit melemah, saat harapan stimulus AS memudar

Sementara itu Indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 12,24 poin atau 0,75 persen, menjadi menetap di 1.625,74 poin. Indeks Topix berakhir 20,29 poin atau 1,25 persen lebih tinggi, menjadi menetap di 1.637,98 poin pada perdagangan Senin (19/10/2020).

Saham-saham perusahaan yang terkait dengan transportasi darat, pertambangan, serta pulp dan kertas termasuk yang menurun paling banyak pada akhir perdagangan.

Baca juga: IHSG ditutup merosot, tertekan aksi ambil untung

Baca juga: Saham Australia ditutup jatuh, terseret saham perbankan dan tambang

Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar