Wujudkan SDM andal, Kementerian ESDM gelar pelatihan instalasi listrik

id kementerian esdm,listrik,ebt

Kegiatan pelatihan dan uji kompetensi pembangunan dan pemasangan instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah bagi pelaksana madya (e-learning dan klasikal) yang diselenggarakan Pusat Pengembangan SDM Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Badan Pengembangan SDM Kementerian ESDM bekerja sama dengan Asosiasi Profesional Elektrikal-Mekanikal (APEI) Daerah Banten. ANTARA/Dokumentasi Humas Kementerian ESDM

Jakarta (ANTARA) - Pusat Pengembangan SDM Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) Badan Pengembangan SDM Kementerian ESDM bekerja sama dengan Asosiasi Profesional Elektrikal-Mekanikal (APEI) Daerah Banten menyelenggarakan pelatihan dan uji kompetensi pembangunan dan pemasangan instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah bagi pelaksana madya (e-learning dan klasikal).

Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang ketenagalistrikan ini terbagi menjadi 2 batch yakni batch-1 di Serang dan batch-2 di Tangerang, Banten.

Pelatihan ini dilaksanakan pada 19-23 Oktober 2020 dan uji kompetensi pada 26-28 Oktober 2020.

Kepala PPSDM KEBTKE Laode Sulaeman dalam keterangannya di laman Kementerian ESDM yang dikutip di Jakarta, Selasa mengatakan pelatihan dan uji kompetensi ini ditujukan untuk memberikan bekal bagi masyarakat, khususnya dalam pembangunan dan pemasangan instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah guna mendapatkan pekerjaan atau merintis usaha mandiri melalui kompetensinya yang dibuktikan dengan sertifikat kompetensi.

Baca juga: Menteri ESDM: Pemanfaatan EBT dipercepat dengan penciptaan pasar baru

Ia menyampaikan salah satu prioritas pemerintah pada 2020-2024 adalah pembangunan SDM.

Kekuatan SDM suatu bangsa selain menggambarkan daya saing nasional di kancah internasional, juga menunjukkan kesiapan Indonesia menuju posisi negara maju.

"PPSDM KEBTKE melaksanakan pelatihan bagi masyarakat untuk penguatan SDM bidang ketenagalistrikan yang seluruhnya dianggarkan oleh PPSDM KEBTKE sebagai bagian dari program penguatan SDM nasional yang berdaya saing dan unggul," ujar Laode.

Materi yang disampaikan terdiri atas regulasi ketenagalistrikan, persyaratan umum instalasi listrik, dasar listrik, komponen instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah 1 fasa dan 3 fasa, instalasi penerangan, motor listrik, sistem kendali motor listrik, praktik instalasi penerangan, dan praktik motor listrik.

Baca juga: Anggota DPR minta pemerintah bentuk badan pengelola energi terbarukan

Pengajar yang memberikan pelatihan adalah widyaiswara dari PPSDM KEBTKE.

Tujuan pelatihan ini untuk menghasilkan SDM yang dapat melaksanakan pembangunan dan pemasangan listrik tegangan rendah sesuai prosedur dan persyaratan standar yang berlaku.

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan memahami regulasi ketenagalistrikan, persyaratan umum instalasi listrik, dasar listrik, komponen instalasi pemanfaatan listrik tegangan rendah 1 fasa dan 3 fasa, instalasi penerangan, motor listrik, dan sistem kendali motor listrik.

Selain layanan pelatihan dan sertifikasi, PPSDM KEBTKE juga memberikan layanan dalam bentuk bimbingan teknis, jasa audit energi dan jasa penunjang lainnya yang terkait dengan ketenagalistrikan dan energi baru terbarukan.

Baca juga: Kementerian ESDM teliti pemanfaatan arus laut dalam Selat Pantar NTT

Baca juga: Wamen minta BUMN bidang energi antisipasi transisi ke EBT

Pewarta : Kelik Dewanto
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar