Saham Tokyo merosot tertekan kenaikan yen dan kekhawatiran stimulus AS

id saham Tokyo,indeks Nikkei

Saham Tokyo merosot tertekan kenaikan yen dan kekhawatiran stimulus AS

Dokumentasi. Seorang pria memakai masker pelindung, menyusul penyebaran virus korona (COVID-19), berjalan melewati sebuah layar yang memperlihatkan harga saham Nikkei diluar kantor pialang di Tokyo, Jepang. (REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHA)

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup melemah pada Kamis, karena penguatan yen menekan sentimen investor di tengah ketidakpastian tentang apakah putaran baru langkah-langkah stimulus COVID-19 untuk ekonomi AS yang terpukul virus akan diberlakukan sebelum pemilihan presiden AS pada 3 November.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) terpangkas 165,19 poin atau 0,70 persen, dari penutupan Rabu (21/10/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 23.474,27 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 bertambah 72,42 poin atau 0,31 persen menjadi 23.639,46 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo kehilangan 17,81 poin atau 1,09 persen, menjadi berakhir pada 1.619,79 poin. Indeks Topix naik 11,86 poin atau 0,73 persen menjadi 1.637,60 poin pada penutupan perdagangan Rabu (21/10/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi udara, farmasi, tenaga listrik dan gas termasuk yang menurun paling banyak pada akhir perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka lebih rendah di tengah kekhawatiran stimulus AS
Baca juga: Saham Tokyo ditutup menguat, di tengah harapan stimulus AS dan laba

Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar