Tokoh agama-masyarakat di Depok digandeng sebagai jurkam COVID-19

id jurkam covid-19,pemkot depok,gubernur jabar,pjs wali kota depok,juru kampanye (jurkam) ,edukasi,corona,ingatpesanibu,ingat pesan ibu

Tokoh agama-masyarakat di Depok digandeng sebagai jurkam COVID-19

Pengendara motor melintas di depan mural tentang pandemi virus corona atau COVID-19 di Jalan Raya Jakarta-Bogor, Depok, Jawa Barat, Jumar (3/4/2020). Mural tersebut ditujukan sebagai bentuk dukungan kepada tenaga medis yang menjadi garda terdepan dalam menghadapi COVID-19 di Indonesia. (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras) (ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/pras)

Depok (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Depok, Jawa Barat menggandeng tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk menjadi juru kampanye (jurkam) COVID-19 guna memberikan edukasi tentang cara pencegahan virus corona jenis baru penyebab COVID-19 itu kepada masyarakat.

"Untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap pencegahan COVID-19 kami  mengajak 15 tokoh masyarakat dan agama di Kota Depok melakukan syuting video untuk edukasi COVID-19," kata Kepala Bagian (Kabag) Kesejahteraan Sosial (Kesos) Setda Kota Depok, Eka Firdaus di Depok, Kamis.

Ia menjelaskan upaya ini sebagai respons lanjutan dari arahan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil terkait rencana mengajak tokoh masyarakat dan agama menjadi jurkam edukasi COVID-19.

"Kita menggandeng tokoh masyarakat dan agama yang memiliki pengaruh di lingkungan untuk menyampaikan edukasi mengenai COVID-19," kata Eka.

Namun demikian, pesan-pesan mengenai protokol kesehatan dan yang lainnya dikemas dalam bentuk video. Diharapkan, ajakan dan edukasi tersebut lebih mudah dipahami dan diterima masyarakat.

"Dalam hal ini, kita menggandeng Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Depok, untuk pengambilan konten video. Kemarin sudah kita mulai sebanyak enam orang di masjid, sisanya hari ini kita lakukan di lantai III, ruang Bagian Kesos Kantor Setda Depok," katanya.

Ia menambahkan belasan orang tersebut diambil dari berbagai organisasi keagamaan seperti Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Depok, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok, dan Komunitas Orang-Orang Depok (KOOD).

"Kita juga mengambil dari kalangan Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama. Selain itu, lima di antara mereka juga ada yang dari kalangan non-Muslim," demikian Eka Firdaus.

#satgascovid19 #ingatpesanibupakaimasker #cucitangan #jagajarak

Baca juga: Gubernur Jabar usul Depok mendapat vaksin COVID-19 tahap pertama

Baca juga: Gerakan bersama lawan COVID-19 dideklarasikan di Kota Depok

Baca juga: Ketua Umum ILUNI UI sarankan buka opsi tunda Pilkada

Baca juga: Akademisi UI jelaskan alasan COVID-19 Indonesia belum terkendali

Pewarta : Feru Lantara
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar