Santri di Kapuas Hulu-Kalbar diajak berjihad perangi COVID-19

id hari santri,kapuas hulu,kalbar,jihad,perangi COVID-19

FOTO ARSIP - Upacara peringatan Hari Santri Nasional di Putussibau, Ibu Kota Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat Senin. (FOTO ANTARA/Timotius/2019)

Putussibau, Kalbar (ANTARA) -
Bupati Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, Abang Muhammad Nasir saat peringatan Hari Santri Nasional 2020 mengajak para santri di daerah itu
membangun semangat berjihad memerangi COVID-19.

"Santri sehat Indonesia kuat, itu suatu tema yang cocok di masa pandemi COVID-19 agar kita lebih waspada dan bersama-sama memerangi COVID-19 dengan cara mematuhi protokol kesehatan," kata Abang Muhammad Nasir saat Apel Hari Santri, di Hulu Gurung, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Kamis.

Kabupaten Kapuas Hulu adalah wilayah perbatasan antara Republik Indonesia dan Malaysia.

Ia juga mengatakan Hari Santri sebagai momentum untuk menanamkan semangat kepahlawanan, semangat ukhuwah islamiah dan semangat berjihad memerangi COVID-19.
 
Menurut dia pandemi COVID-19 telah mengancam perekonomian dunia dan secara nasional. "Namun kita harus yakin bahwa pandemi ini segera berakhir seiring spirit resolusi jihad sebagaimana dicetuskan oleh para ulama dan santri," katanya.
 
Ia mengatakan peringatan Hari Santri Nasional juga untuk memupuk semangat untuk bisa merawat dan menjaga umat Islam dalam mengangkat harkat dan marwah pendidikan Islam yang sejajar dengan pendidikan umum lainnya.
 
"Saya sampaikan terima kasih kepada ormas-ormas Islam, Kementerian Agama dan lembaga pendidikan agama Islam dan seluruh pondok pesantren yang telah membantu mendukung tugas dan progam Pemkab Kapuas Hulu dalam pendidikan agama Islam," katanya.
 
Selain itu, kepada para santriwan dan santriwati dipesan untuk memberikan kemampuan dalam menuntut ilmu setinggi-tingginya serta menjaga harkat dan marwah pendidikan Islam, demikian Abang Muhammad Nasir.

Baca juga: Di pedalaman hulu Sungai Kapuas-Kalbar, normal baru disosialisasikan

Baca juga: Haedar Nashir: Membantu dhuafa melawan COVID-19 "jihad fi sabilillah"

Baca juga: Pemkab Kapuas Hulu bahas kawasan kota di batas Indonesia-Malaysia

Baca juga: MUI: Tidak mudik sama dengan jihad kemanusiaan

Baca juga: Dua nakes positif, COVID-19 di batas RI-Malaysia meningkat 38 orang

Pewarta : Teofilusianto Timotius
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar