Gubernur bank sentral India Shaktikanta Das positif corona

id Gubernur bank sentral India,Shaktikanta Das,positiv virus corona

Gubernur bank sentral India Shaktikanta Das positif corona

Dokumentasi--Petugas medis menggunakan alat pelindung diri saat berjalan melewati domba untuk melakukan verifikasi dari rumah ke rumah apabila ditemukan kasus atau gejala terkait virus corona (COVID-19), di sebuah wilayah pemukiman di Ahmedabad, India, Kamis (23/4/2020). ANTARA/REUTERS/AMIT DAVE.

New Delhi (ANTARA) - Gubernur bank sentral India Shaktikanta Das pada Minggu mengumumkan bahwa dia positif terinfeksi virus corona, pejabat tinggi terbaru di India yang tertular virus.

"Saya dinyatakan positif COVID-19. Tanpa gejala. Merasa baik-baik saja," cuitnya di Twitter.

"(Saya) akan melanjutkan tugas selama isolasi. Aktivitas di RBI (Reserve Bank of India) akan berjalan seperti biasanya," tambahnya.

Banyak politikus kenamaan India, termasuk Menteri Dalam Negeri Amit Shah dan seperti aktor Amitabh Bachchan terbukti positif COVID-19, yang kini telah sembuh.

Baca juga: Infeksi corona di India kembali melonjak
Baca juga: India buka kembali Taj Mahal meski infeksi COVID-19 melonjak


Sejauh ini lebih dari 7,8 juta orang di India terinfeksi COVID-19. Pandemi telah menelan 118.534 korban jiwa di negara terpadat kedua dunia tersebut.

Sebelumnya Dewan Penelitian Medis India mengatakan, rata-rata warga India yang tinggal di perkampungan kumuh berisiko dua kali lipat terinfeksi COVID-19 dibandingkan dengan mereka yang tinggal di luar perkampungan kumuh perkotaan.

Namun, risiko itu terpapar corona itu menjadi empat kali lipat jika dibandingkan dengan warga yang tinggal di pedesaan, yang kepadatan penduduknya lebih rendah dengan lingkungan alam yang lebih menyehatkan dibandingkan kawasan perkampungan kumuh perkotaan.

Sumber: Reuters

Baca juga: Infeksi virus corona di India mencapai 7,55 juta
Baca juga: India: 1 dari 15 orang berusia 10 tahun ke atas terpapar corona

Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar