Nikkei turun tipis karena laba kuat imbangi tekanan virus corona

id saham Tokyo,indeks Nikkei

Nikkei turun tipis karena laba kuat imbangi tekanan virus corona

Ilustrasi - Kamera Canon EOS. Saham Canon (Istimewa)

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Jepang berakhir hampir datar pada Selasa, karena laba yang kuat dari pembuat kamera dan mesin fotokopi Canon membantu melawan pelemahan di saham perjalanan dan real estat setelah penutupan yang lebih rendah di Wall Street.

Setelah turun sebanyak 1,1 persen di awal perdagangan, indeks acuan Nikkei 225 hampir datar, turun tipis 0,04 persen atau 8,54 poin, menjadi berakhir di 23.485,80 poin. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas sedikit berkurang 0,09 persen atau 1,45 poin menjadi ditutup pada 1.617,53 poin.

Pasar mendapat dukungan dari laporan laba yang optimis, dengan Canon melonjak lebih dari delapan persen setelah meningkatkan prospek laba tahunan dan operator layanan portal hukum Bengo4.com berbalik arah menjadi naik 7,5 persen karena hasil kuartalan yang positif.

Namun, sentimen secara keseluruhan lebih lemah karena meningkatnya kekhawatiran atas gelombang kedua infeksi virus corona di Amerika Serikat dan Eropa menekan Wall Street semalam.

Penurunan terbesar, indeks maskapai penerbangan jatuh 3,7 persen, karena investor fokus pada jenis dukungan yang akan didapat maskapai penerbangan untuk bertahan dari pandemi COVID-19.

Japan Airlines kehilangan 4,27 persen saat harian bisnis Nikkei melaporkan kemungkinan membukukan rekor kerugian bersih sekitar 230 miliar yen (2,20 miliar dolar AS) untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2021. Perusahaan juga dilaporkan mencari pendanaan 300 miliar yen.

Maskapai penerbangan yang lebih kecil Star Flyer berakhir 0,9 persen lebih rendah, setelah kehilangan sebanyak 7,0 persen menyusul laporan bahwa mereka mungkin menjual saham baru ke suatu dana.

Operator kereta api juga kesulitan, dengan West Japan Railway dan Central Japan Railway masing-masing turun sekitar 3,0 persen.

Perusahaan real estate Mitsubishi Fudosan dan Sumitomo Realty masing-masing turun 2,4 persen dan 1,75 persen.

Indeks REIT (real estate investment trust) jatuh ke level terendah tiga bulan sebelum beberapa bargain-hunting membantunya menghapus kerugian hingga berakhir hampir datar.

Saham Nidec, yang telah berlipat ganda dari titik terendah pada Maret, turun 1,8 persen bahkan ketika pembuat motor itu menaikkan estimasi laba tahunannya.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka turun tertekan kekhawatiran lonjakan virus corona
Baca juga: Saham Tokyo ditutup turun di tengah kekhawatiran kebangkitan COVID-19

Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar