Kemendikbud ajak siswa SMK bangun desa

id Kemendikbud,Bakhrun,pandemi COVID-19

Kemendikbud ajak siswa SMK bangun desa

Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Bakhrun dalam webinar di Jakarta, Selasa (27/10/2020). ANTARA/Indriani.

Jakarta (ANTARA) - Direktur Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Ditjen Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Bakhrun mengajak para siswa SMK untuk turut membangun desa.

"SMK bukan permasalahan bagi bangsa, tapi bisa memberikan solusi terhadap permasalahan yang ada," ujar dia dalam webinar yang dipantau di Jakarta, Selasa.

Oleh karena itu, Bakhrun mengajak siswa SMK untuk turut berkarya. Apalagi saat pandemi COVID-19 seperti saat ini, sektor pertanian justru tumbuh dengan baik.

"Jika bicara tentang pertanian, maka akan berbicara tentang desa. Siswa-siswa SMK pertanian bisa dilibatkan untuk sama-sama membangun desa," tambah dia.

Dia juga menambahkan dengan jumlah SMK yang mencapai 14.000 sekolah maka tepat jika siswa SMK dilibatkan dalam membangun desa yang berjumlah 74.000 desa lebih itu.

"Jika satu SMK saja dapat mendampingi lima desa, maka pertumbuhan di desa akan berjalan optimal," tambah dia.

Baca juga: Mendikbud sebut 272.000 kerja sama terjalin antara SMK dan industri

Dia menambahkan siswa SMK dapat dilibatkan dalam membangun desa, tidak sekadar mengenai teori pertanian tetapi juga teknologinya.

"Pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, SMK berkarya untuk negeri. Ini merupakan tujuan kita bersama. Silakan para pemuda berkarya dan jangan diisi dengan hal yang tidak bermanfaat," imbuh dia.

Dirjen Pendidikan Vokasi Kemendikbud, Wikan Sakarinto, mengajak para siswa SMK untuk aktif berorganisasi di sekolah.

"Jangan mau diajak oleh oknum-oknum yang memiliki agenda tersembunyi," katanya.

Wikan juga meminta agar siswa SMK tidak hanya mengejar ijazah tetapi juga kompetensi serta menguatkan karakter.

Baca juga: Siswa SMK dibekali pelatihan persiapan kerja "Cyber Security Talent"
Baca juga: Kemendikbud tingkatkan kompetensi guru SMK bidang kecerdasan buatan

Pewarta : Indriani
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar