Kepala Perpusnas resmikan gedung perpustakaan daerah Merauke

id Muhammad Syarif Bando,peresmian gedung perpustakaan, gedung perpustakaan merauke

Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando meresmikan gedung perpustakaan daerah Merauke, Selasa. ANTARA/HO-Dok pri.

Jakarta (ANTARA) - Kepala Perpustakaan Nasional (Perpusnas) Muhammad Syarif Bando, Selasa, meresmikan gedung perpustakaan daerah Merauke, Papua yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat melalui dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp9,2 miliar.

Dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa, gedung tersebut berdiri di atas lahan seluas 2.977 meter persegi diharapkan menjadi sentra pembangunan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan bermartabat.

"Paradigma baru yang berkembang selama satu dekade terakhir telah menunjukkan perpustakaan bukan sekedar penyimpanan koleksi tetapi sebagai penyampai pengetahuan," ujar Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando.

Baca juga: Komisi X dukung Perpusnas tingkatkan pengembangan perpustakaan daerah

Ia menjelaskan, arahan Presiden Jokowi pada periode pembangunan saat ini adalah fokus pada pembangunan SDM yang unggul yang salah satunya bisa dicapai dengan mereformasi paradigma perpustakaan.

"Transformasi perpustakaan mengajak perpustakaan tidak lagi berkutat pada aspek mengelola buku tetapi sudah mengelola pengetahuan. Perpustakaan harus turun ke masyarakat, melihat potensi sumber daya alam dan kemampuan sehingga berdampak pada perbaikan keekonomian serta kesejahteraan masyarakat, " terang dia.

Baca juga: Perpusnas dorong perpustakaan jadi pelopor gerakan literasi masyarakat

Dia menambahkan sudah banyak contoh positif dari peran transformasi perpustakaan. Bagaimana masyarakat yang termarjinalkan dengan proses pendampingan intensif berhasil memaksimalkan potensi yang dimilikinya dan berhasil menciptakan kreasi baru yang bernilai jual.

"Artinya, kehadiran perpustakaan lewat program transformasi Perpustakaan berdampak membantu mengurangi angka pengangguran dan kemiskinan. SDM penting dibangun untuk meningkatkan kesejahteraan. Ilmu bukan sekedar dari ruang kelas ataupun kelas doktoral, tetapi lebih banyak diperoleh dari pengalaman," kata Syarif Bando.

Fasilitas layanan perpustakaan memiliki luas bangunan 821,5 meter dengan dua lantai, diantaranya ruang informasi dan lobby, ruang literasi, ruang miniatur Merauke, ruang baca, koleksi PAUD dan TK, ruang pengelolaan server/data, multimedia, dan auditorium.

Selain itu, secara simbolis, Kepala Perpusnas juga memberikan bantuan dua unit mobil perpustakaan keliling.

Baca juga: Pemerintah harus kerja sama wujudkan gerakan literasi berbasis budaya

Pewarta : Indriani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar